Connect with us

Politik

Hardiknas 2025, Ajeng Wira Wati Soroti Kualitas Guru dan Pendidikan Inklusif

Published

on

Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025, Anggota DPRD Kota Surabaya Fraksi Gerindra, Ajeng Wira Wati, menyoroti pentingnya peningkatan kualitas guru, perlindungan terhadap anak, serta pemenuhan tenaga pendidik, khususnya guru pendamping bagi siswa berkebutuhan khusus (ABK).

Menurut Ajeng, Hardiknas harus menjadi momen reflektif untuk mengevaluasi kondisi pendidikan, bukan sekadar seremoni tahunan.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei. Ini adalah momentum untuk mengingatkan Dinas Pendidikan agar terus membimbing guru dalam meningkatkan kompetensi dan nilai moral mereka. Kualitas guru harus meningkat setiap tahun, bukan stagnan apalagi menurun,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).

Ajeng menekankan bahwa guru memiliki peran lebih dari sekadar pengajar.

“Guru adalah panutan dan cikal bakal masa depan anak-anak. Sikap dan perilaku mereka harus menjadi teladan,” tegasnya.

Advertisement

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental dan moral guru. Menurutnya, kasus kekerasan di lingkungan sekolah, terlebih yang melibatkan guru, harus ditindak tegas.

“Kami mengecam keras segala bentuk kekerasan di sekolah. Guru perlu pembinaan emosional dan dukungan mental, karena mereka menghadapi tantangan besar, termasuk dari tekanan kerja dan paparan digital,” katanya.

Terkait SDM, Ajeng menyebut bahwa ketersediaan guru pendamping bagi siswa ABK masih minim. Ia mendorong Dinas Pendidikan untuk segera melakukan pendataan ulang serta merealisasikan rekrutmen yang tepat sasaran, termasuk dalam skema PPPK.

“Saat ini banyak anak disabilitas belajar bersama siswa reguler, tapi belum mendapat pendampingan memadai. Ini harus jadi perhatian serius,” jelas Ajeng.

Ia juga menyinggung maraknya kasus perundungan terhadap siswa berkebutuhan khusus sebagai dampak dari minimnya pendampingan.

Advertisement

“Bullying terhadap siswa disabilitas tidak boleh ditoleransi. Tapi kita juga harus memahami bahwa kekurangan guru pendamping turut berkontribusi pada persoalan ini,” imbuhnya.

Sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Ajeng mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor demi pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

“Kolaborasi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial sangat penting agar kebutuhan anak-anak, termasuk yang berkebutuhan khusus, terpenuhi secara holistik dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...