Politik
Dorong Keadilan Daerah, Ramson Minta Realisasi PI Migas Dipercepat
Published
11 bulan agoon
Anggota Komisi XII DPR RI, Ramson Siagian, menegaskan perlunya langkah konkret dalam realisasi Participating Interest (PI) sektor minyak dan gas bumi di Provinsi Kalimantan Timur dan Papua Barat. Ia menekankan bahwa rapat tidak boleh sekadar menjadi forum pembahasan panjang tanpa hasil, melainkan harus menghasilkan keputusan yang jelas dan operasional terkait pelaksanaan PI bagi daerah penghasil migas.
“Kita to the point saja. Saya pikir datanya sudah ada di SKK Migas dan Dirjen Migas. Semua kontrak yang sudah berjalan, baik milik Pertamina maupun non-Pertamina, harus segera disampaikan—mana saja yang potensial bisa merealisasikan participating interest-nya,” ujar Ramson dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VII DPR RI dengan Dirjen Migas Kementerian ESDM, Kepala SKK Migas, para kepala daerah, serta sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Kamis (13/11/2025).
Ia menilai perlunya kejelasan data sekaligus tindak lanjut nyata dari SKK Migas dan Dirjen Migas terkait kontrak-kontrak kerja sama yang memungkinkan realisasi PI dalam waktu dekat.
“Kita lebih baik menambah satu jam rapat daripada banyak pidato tanpa hasil konkret. Kalau memang sudah ada yang siap direalisasikan, langsung saja disebutkan sekarang,” tegas Legislator Dapil Jawa Tengah X itu.
Ramson juga menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah (Pemda) dan BUMD di daerah penghasil migas untuk menerima hak PI tersebut. Ia meminta SKK Migas segera menyampaikan daftar proyek atau kontrak kerja sama yang bisa langsung dieksekusi dalam waktu dekat.
“Jadi nanti disebut saja nama-namanya, masuk dalam kesimpulan rapat ini. Jangan kosong, jangan hanya retorika. Hasil dari sini harus konkret. Mana saja POD atau kontrak yang bisa langsung direalisasikan participating interest-nya, dalam satu bulan ini sudah bisa diajukan oleh BUMD,” tandasnya.
Menutup pernyataannya, Ramson menegaskan bahwa Komisi XII DPR RI menginginkan hasil nyata dari setiap rapat dengan pemangku kepentingan sektor migas. Percepatan realisasi PI, menurutnya, merupakan bentuk keadilan bagi daerah penghasil agar memperoleh manfaat ekonomi langsung dari pengelolaan sumber daya alamnya.
You may like
3 Anggota DPRD Fraksi Gerindra di Jatim Diamankan Terkait Narkoba: Muhammad Ukasyah, Asrila Diska dan Afif Reza
Eva Monalisa Minta Pemerintah Perkuat Perlindungan UMKM dari Gempuran Produk Impor dan Persaingan Digital
Kerugian Penipuan Online Tembus Rp 9,1 Triliun, Oleh Soleh: Butuh Strategi Khusus
Ribuan Truk ODOL Masih Berkeliaran di Jalan Tol, Syafiuddin Asmoro: Susun Road Map Penanganan
Maman Imanulhaq Dukung Audit Forensik Keuangan Haji: Bukan Mencari Kesalahan, tapi Menjaga Amanah Jemaah
Tangsel Siaga 112, Layanan Darurat Terintegrasi untuk Masyarakat
Laka KA Argo Bromo-KRL, Syaiful Huda: Kesalahan Jangan Hanya Dibebankan ke Masinis
Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

