Politik
Setahun Memimpin, Presiden Prabowo Paparkan Capaian dan Arah Pemerintahan
Published
7 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa capaian pemerintahan pada tahun pertama kepemimpinannya layak dibanggakan. Menurut Presiden, strategi transformasi bangsa yang ditawarkan kepada rakyat sejak masa pencalonan disusun secara tertulis, terukur, dan berbasis kajian jangka panjang.
“Apa yang telah kita capai, menurut saya sangat membanggakan. Kita maju ke hadapan rakyat dengan sebuah strategi strategi tertulis, strategi terukur, strategi yang disusun melalui kajian puluhan tahun,” ujar Presiden Prabowo saat memberikan Taklimat Awal Tahun kepada seluruh jajaran Kabinet Merah Putih di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (06/01/2026).
Presiden Prabowo menegaskan bahwa esensi utama dari strategi tersebut adalah mewujudkan bangsa Indonesia yang mandiri dan berdiri di atas kekuatan sendiri. Dalam konteks itu, swasembada pangan menjadi elemen fundamental yang tidak dapat ditawar.
“Bangsa Indonesia harus mandiri, bangsa Indonesia harus berdiri di atas kaki kita sendiri. Di situ, elemen utamanya adalah swasembada pangan. Tidak ada bangsa yang merdeka apabila bangsa itu tidak bisa menjamin makan bagi rakyatnya,” tegas Presiden.
Presiden menjelaskan bahwa swasembada pangan tidak hanya dimaknai sebagai kecukupan beras, tetapi mencakup seluruh kebutuhan pangan, baik sumber karbohidrat maupun protein. Selain pangan, Presiden juga menekankan pentingnya swasembada energi sebagai fondasi kemakmuran nasional.
“Kalau kita bergantung pada bangsa lain untuk energi kita, tidak mungkin kita makmur, tidak mungkin kita lepas dari kemiskinan,” ucap Presiden.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menilai dinamika global saat ini semakin menguatkan urgensi strategi kemandirian tersebut. Kepala Negara menyinggung konflik di sejumlah negara pemasok pangan dunia serta pengalaman Indonesia saat menghadapi pandemi COVID-19.
“Kita juga pernah mengalami COVID-19. Semua negara pengekspor makanan menutup diri. Kita tidak bisa impor, walaupun kita memiliki uang,” ungkap Presiden.
Dalam taklimat itu, Presiden Prabowo turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras lebih cepat dari target awal yang ditetapkan selama empat tahun. Presiden juga menyebutkan bahwa cadangan beras pemerintah saat ini berada pada level tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.
“Hari ini cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ini, saya kira, merupakan hasil kerja keras seluruh unsur,” pungkas Presiden.
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Tekankan Pengabdian Prajurit untuk Rakyat dan Negara
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Dorong Pemberdayaan Wilayah Dan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat
Wamenhan RI Terima Audiensi Rektor Unhan beserta DPP KIPI, Bahas Penguatan Ilmu Pertahanan
Wamenhan Terima Audiensi Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung
Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Penyelesaian Aspirasi Pekerja PT Sinergi Gula Nusantara
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Novita Wijayanti Salurkan Life Jacket di Cilacap
Gerindra Serang Wujudkan Mimpi Pelajar Kurang Mampu untuk Melanjutkan Pendidikan
Presiden Prabowo: Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi Berjalan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

