Connect with us

Opini

Partai Politik Sedang Punya Agenda Apa?

Published

on

Oleh: Rachmayanti Kusumaningtyas
(Peneliti LSKI)rnDalam setiap momentum politik, parpol selalu mengklaim bekerja demi kepentingan rakyat. Namun di balik jargon tersebut, publik semakin sering menyaksikan ironi: berbagai agenda yang diputuskan dan diperjuangkan partai politik justru lebih mencerminkan kepentingan internal mereka sendiri. Rakyat hanya dijadikan legitimasi simbolik, bukan subjek sejati dari keputusan politik.rnPartai-partai politik secara kolektif kerap bersepakat menjadikan sesuatu sebagai “prioritas nasional”, padahal mereka sendiri sadar bahwa agenda tersebut lebih menguntungkan posisi, kekuasaan, dan keberlangsungan elite partai. Atas nama rakyat, mereka mengamankan kepentingan sendiri.

Isu Pilkada Tidak Langsung dan Sinyal Bahaya Demokrasi

Belum lama ini publik diguncang oleh wacana mengubah mekanisme pemilihan kepala daerah dari pemilihan langsung oleh rakyat menjadi pemilihan tidak langsung melalui DPRD. Wacana ini bukan sekadar soal teknis pemilu, melainkan menyentuh jantung demokrasi lokal.rnPilkada langsung, dengan segala kekurangannya, memberi rakyat ruang menentukan pemimpinnya sendiri. Ketika kewenangan itu hendak ditarik kembali ke tangan DPRD—yang notabene dikuasai partai politik—muncul pertanyaan besar: apakah ini demi efisiensi negara, atau demi konsolidasi kekuasaan partai?

Reformasi MK: Agenda Tersembunyi?

Tak lama berselang, publik kembali disuguhi tayangan anggota parlemen yang berseloroh soal “mereformasi” Mahkamah Konstitusi. Meski disampaikan dengan nada ringan, pernyataan semacam itu menyimpan makna politik yang serius.rnPatut diduga, wacana reformasi MK merupakan “pekerjaan rumah” berikutnya bagi partai politik. Selama ini, Mahkamah Konstitusi kerap menjadi batu sandungan bagi DPR karena undang-undang hasil produk legislatif dapat digugat, dibatalkan, atau diubah melalui putusan MK. Bagi sebagian politisi, ini dianggap mengganggu kepastian politik dan kewenangan absolut DPR.rnPadahal, justru di situlah fungsi MK: mengoreksi kekuasaan legislatif agar tidak melenceng dari konstitusi. Ketika DPR tampak sinis dan resisten terhadap peran MK, publik patut waspada—apakah yang diinginkan adalah perbaikan sistem, atau penjinakan lembaga pengawas konstitusional?

Menuju Negara Oligarkis?

Jika agenda-agenda politik semacam ini semakin terbuka, terkoordinasi, dan bahkan dijadikan agenda resmi koalisi partai, maka kekhawatiran publik menjadi sangat beralasan. Negara berisiko digiring menuju model oligarki politik, di mana kekuasaan sejati tidak lagi berada di tangan rakyat, melainkan terkonsentrasi pada segelintir elite partai.rnDalam skema ini, partai politik bukan lagi alat demokrasi, tetapi menjadi penguasa itu sendiri. Lebih jauh, kendali nyata berada di tangan ketua umum dan pimpinan puncak partai, sementara lembaga negara dan mekanisme demokrasi hanya menjadi formalitas.

Demokrasi di Ujung Tanduk

Jika arah ini terus dibiarkan, maka nyawa demokrasi Indonesia perlahan akan tamat. Negara bisa kembali ke masa kelam, ketika rakyat hanya menjadi objek kekuasaan dan kekayaan negara dikelola oleh segelintir orang demi kepentingan pribadi dan kelompoknya.rnDemokrasi tidak mati dalam satu malam. Ia mati perlahan, melalui revisi aturan, pengerdilan lembaga pengawas, dan pengalihan kedaulatan rakyat ke tangan elite. Pertanyaannya kini sederhana namun menentukan: partai politik sebenarnya sedang bekerja untuk siapa?

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik7 hari ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...