Politik
Presiden Prabowo Tegaskan Iptek Kunci Peradaban dan Kesejahteraan Bangsa
Published
7 bulan agoon
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masa depan Indonesia sebagai bangsa besar sangat ditentukan oleh kemampuan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Menurut Presiden, hanya bangsa yang unggul dalam iptek yang mampu mencapai peradaban tinggi sekaligus menghadirkan kesejahteraan nyata bagi seluruh rakyatnya.
“Dengan demikian kita dapat memberikan kesejahteraan kepada rakyat Indonesia dan meningkatkan kualitas hidup seluruh rakyat agar dapat hidup dalam kondisi yang baik, terbebas dari kemiskinan dan kelaparan,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya pada peresmian SMA Taruna Nusantara Kampus Malang, Jawa Timur, Selasa (13/1/2026).
Presiden menilai keberadaan lembaga pendidikan unggulan seperti SMA Taruna Nusantara menjadi sarana strategis untuk memajukan generasi muda Indonesia. Berdasarkan pengamatannya terhadap negara-negara maju dan negara yang berkembang pesat, Prabowo menyebut keberhasilan pembangunan mereka hampir selalu ditopang oleh jaringan sekolah-sekolah unggulan yang kuat dan merata.
“Dari pengamatan kita terhadap negara-negara yang berkembang pesat maupun negara yang peradabannya sudah maju, hampir selalu terdapat puluhan, bahkan ratusan sekolah unggulan semacam ini,” kata Presiden.
Melalui pengembangan SMA Taruna Nusantara, pemerintah bertekad membangun keunggulan nasional di bidang iptek. Setelah pertama kali didirikan di Magelang pada awal 1990-an, sekolah tersebut terus diperluas dengan pendirian kampus di Malang dan Cimahi, serta pengembangan di berbagai wilayah lainnya.
“Kita sedang membangun di Kalimantan, tepatnya di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), kemudian di Sulawesi Utara, Minahasa, dan di Sumatera Selatan, Pagar Alam. Kita harapkan pada akhir Desember 2026 kampus-kampus tersebut sudah dapat beroperasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan unggulan melalui pengembangan SMA Garuda. Ia menargetkan ke depan setiap provinsi memiliki sekolah unggulan, bahkan hingga tingkat kabupaten.
“Rencana saya, di tiap kabupaten nantinya akan dibangun sekolah unggulan terintegrasi. Kita berharap sebanyak 500 sekolah dapat diselesaikan dalam empat tahun ke depan,” pungkas Presiden.
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 941/Singa Perbangsa, Tekankan Pengabdian Prajurit untuk Rakyat dan Negara
Menhan Tinjau Marshaling Area Yonif TP 939/Macan Putih, Dorong Pemberdayaan Wilayah Dan Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat
Wamenhan RI Terima Audiensi Rektor Unhan beserta DPP KIPI, Bahas Penguatan Ilmu Pertahanan
Wamenhan Terima Audiensi Ketua DPRD Provinsi Bangka Belitung
Sufmi Dasco Ahmad Fasilitasi Penyelesaian Aspirasi Pekerja PT Sinergi Gula Nusantara
Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas, Novita Wijayanti Salurkan Life Jacket di Cilacap
Gerindra Serang Wujudkan Mimpi Pelajar Kurang Mampu untuk Melanjutkan Pendidikan
Presiden Prabowo: Anak Buruh dan Petani Jadi Lulusan Terbaik IPDN, Bukti Meritokrasi Berjalan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

