Politik
Jaga Arah Bangsa, Azis Tekankan Kepercayaan dalam Pemerintahan Prabowo–Gibran
Published
7 bulan agoon
Anggota Komisi II DPR RI, Azis Subekti, menilai tantangan terbesar pemerintahan saat ini dan ke depan adalah menjaga agar arah besar pemerintahan Prabowo–Gibran khususnya dalam urusan strategis seperti pangan, energi, industri, pertahanan, dan stabilitas ekonomi tidak tereduksi oleh kepentingan jangka pendek, transaksi politik, maupun kebisingan publik yang berpotensi menggerus rasa keadilan.
“Negara harus hadir dalam urusan-urusan strategis pangan, energi, industri, pertahanan, dan stabilitas ekonomi. Kemandirian ekonomi dan stabilitas negara tidak tumbuh di ruang hampa, melainkan dari kepercayaan bahwa kebijakan yang diambil benar-benar ditujukan untuk kepentingan bersama, bukan untuk segelintir kelompok,” ujar Azis, Selasa (13/1/2026).
Menurut politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut, di sinilah tantangan utama pemerintahan hari ini dan seterusnya, yakni menjaga konsistensi arah kebijakan agar tidak tergerus oleh kepentingan sesaat, transaksi politik, maupun hiruk-pikuk yang melemahkan rasa keadilan publik.
Azis menjelaskan bahwa banyak kebijakan strategis saat ini menuntut kesabaran kolektif, mulai dari hilirisasi, penguatan ketahanan pangan, pembenahan fiskal, hingga penataan birokrasi. Dalam kondisi demikian, ia menilai kepercayaan menjadi energi utama agar bangsa tidak mudah lelah dan terjebak dalam saling menyalahkan.
Kepercayaan tersebut, lanjutnya, juga menjadi jembatan penting antara pemerintah pusat dan daerah. Sebab, negara besar tidak dibangun hanya dari pusat kekuasaan, melainkan dari ribuan keputusan kecil yang diambil di kabupaten, kota, dan desa.
“Saat pusat percaya kepada daerah, dan daerah merasa dipercaya untuk mengeksekusi kebijakan secara bertanggung jawab, maka konsistensi arah nasional akan terjaga. Prinsip ini juga berlaku dalam hubungan antar kelompok politik, karena demokrasi bukan sekadar soal menang dan kalah, melainkan kemampuan menjaga agenda bersama setelah kontestasi selesai,” tambahnya.
Azis menegaskan bahwa negara besar tidak menuntut keseragaman pandangan, melainkan membutuhkan kesepakatan minimum mengenai arah bersama, di mana stabilitas, kemandirian ekonomi, dan kesejahteraan rakyat menjadi tujuan utama yang tidak boleh dikorbankan demi kepentingan sesaat segelintir pihak.
“Di sinilah pesan terpenting yang harus dijaga dalam perjalanan pemerintahan ini. Indonesia memang tidak berada di jalan yang mudah, tetapi berada di jalan yang masuk akal secara sejarah. Jalan ini menuntut kebijakan yang konsisten, kepemimpinan yang tegas, serta kepercayaan publik yang terus dirawat melalui kejujuran, keterbukaan, dan keberanian untuk mengoreksi diri,” tegasnya.
Oleh karena itu, Azis meyakini bahwa selama pemerintah mampu menjaga arah kebijakan secara konsisten dan adil, serta rakyat terus memberikan kepercayaan yang rasional dan kritis, Indonesia akan tumbuh menjadi negara besar yang stabil secara politik, mandiri secara ekonomi, dan mampu mensejahterakan rakyatnya secara bermartabat.
KH Zulfa Mustofa Panjatkan Doa untuk Prabowo dalam Peresmian Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi
Andi Iwan Aras Desak Penyelesaian LRT City, Jangan Biarkan Kepercayaan Publik Runtuh
Bahtra: Revisi Remunerasi Kepala Daerah Wajib Disertai Tolok Ukur Kinerja
Bob Hasan Terima Aspirasi Mahasiswa Poltekesos, Dorong Legislasi yang Lebih Partisipatif
Presiden Prabowo Jajal KA Nusantara Explorer, Tegaskan Dukungan bagi Pariwisata dan Perkeretaapian Nasional
Dari Stasiun Tawang, Presiden Prabowo Gaungkan Visi Indonesia Indah, Modern, dan Berkelanjutan
Presiden Prabowo: Kereta Api Harus Jadi Instrumen Pemerataan Ekonomi dan Pelayanan Rakyat
Masyarakat Apresiasi Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kini Lebih Nyaman dan Bebas Banjir
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

