Politik
RUU Hak Cipta Disorot, Bob Hasan: Pasal Ini Tidak Efisien dan Rawan Konflik
Published
8 bulan agoon
Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, menyoroti kejanggalan dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Cipta, khususnya Pasal 25 ayat (5), yang dinilainya ambigu dan berpotensi memicu konflik antara pencipta dan pelaku pertunjukan. Hal itu disampaikannya dalam Rapat Panja Harmonisasi RUU Hak Cipta di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2025).
Bob menegaskan, undang-undang seharusnya memberikan kepastian hukum dan menjamin hak ekonomi semua pihak. Namun, rumusan ayat (5) yang mewajibkan pelaku pertunjukan meminta izin pencipta dinilai tidak efisien dan justru memicu sengketa.
“Kalau seperti ini, tiap hari pencipta bisa diminta izin. Ini tidak efektif dan berpotensi menimbulkan keributan,” ujarnya.
Menurut Bob, konflik yang kerap terjadi di industri musik berakar dari konsep seperti yang tertuang dalam ayat tersebut. Padahal, mekanisme pengumpulan dan distribusi royalti sudah diatur melalui Komisi Manajemen Kolektif Nasional (KMKN), sehingga tidak perlu ada hubungan langsung antara pencipta dan pelaku pertunjukan.
“Ketika pelaku pertunjukan menyanyikan karya pencipta, kewajibannya jelas: royalti dibayar melalui mekanisme collecting. Mau izin atau tidak, tetap dibayar karena sudah ada sistem,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa hak ekonomi pencipta dan pelaku pertunjukan merupakan dua hal yang berbeda dan tidak boleh dicampur adukkan. Karena itu, Bob meminta Pasal 25, khususnya ayat (5), dikaji ulang agar tidak menimbulkan friksi dan ketidakpastian hukum.
“Pasal ini harus ditata ulang. Lebih baik diperlambat, tapi hasilnya jelas dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari,” pungkasnya.
Ajeng Wira Wati Bantu Korban Kebakaran Mojo, Dorong Hunian Warga Segera Dipulihkan
DPC Gerindra Kulon Progo Kobarkan Semangat ASRI, Rawat Sungai dan Hijaukan Lingkungan
Pantai Lembupurwo Dibersihkan, DPC Gerindra Kebumen Ajak Warga Rawat Lingkungan
DPD Gerindra Jabar Turun Langsung Layani Warga Cirebon Lewat Program Dokling
Kunjungi Bandara Internasional Komodo, Novita Wijayanti Dorong Pelayanan Makin Aman dan Nyaman
Ribuan PMI Nonprosedural Dipulangkan, Ade Rezki Minta Pemerintah Perkuat Edukasi
Bahtra Dukung Ombudsman Perkuat Pengawasan Kasus Lapas Cibinong
PD PIRA Kalteng Salurkan Bantuan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

