Politik
Munajat untuk Negeri, Presiden Prabowo Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI 2025–2030
Published
8 bulan agoon
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menghadiri acara Bersatu dalam Munajat untuk Keselamatan Bangsa yang dirangkaikan dengan Pengukuhan dan Ta’aruf Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Masa Khidmat 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti puluhan ribu jemaah dari berbagai unsur umat Islam dan lembaga keagamaan.
Presiden tiba di Masjid Istiqlal sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut oleh jajaran pimpinan MUI serta para tokoh ulama, dengan iringan lantunan selawat. Kehadiran Presiden menjadi simbol kuat dukungan negara terhadap peran strategis ulama dalam menjaga persatuan umat, ketenangan sosial, dan harmoni kehidupan kebangsaan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, termasuk doa bagi para korban bencana alam yang melanda sejumlah daerah. Dalam suasana khidmat, munajat dipanjatkan sebagai ikhtiar spiritual, wujud solidaritas kemanusiaan, serta harapan agar Indonesia senantiasa diberi perlindungan dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan.
Selanjutnya, dilakukan pengukuhan Pengurus MUI Masa Khidmat 2025–2030 yang menandai dimulainya amanah baru bagi para ulama, zu’ama, dan cendekiawan Muslim dalam membimbing umat serta memperkuat kontribusi keislaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menyampaikan rasa hormat dan kehormatan dapat menghadiri pengukuhan pengurus MUI yang digelar di Masjid Istiqlal, masjid kebesaran umat Islam Indonesia. Presiden juga menegaskan peran sentral MUI sebagai penyangga penting kehidupan bangsa.
“MUI selalu menjadi pilar stabilitas, pilar ketenangan, pilar kesejukan, dan pilar toleransi antarumat beragama. MUI tidak pernah absen ketika bangsa ini menghadapi kesulitan. Baru-baru ini kita menyaksikan MUI hadir sejak hari-hari pertama bencana di Aceh, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan sejumlah provinsi lainnya,” ujar Presiden.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Nusron Wahid menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. serta menghadirkan ketenangan batin di tengah dinamika dan ujian kebangsaan.
“Acara ini kita laksanakan di tengah kenyataan bahwa bangsa kita sedang menghadapi berbagai musibah, mulai dari banjir bandang hingga tanah longsor, yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai daerah, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ungkap Nusron.
Acara di Masjid Istiqlal tersebut mencerminkan sinergi yang erat antara negara dan ulama dalam merawat persatuan, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta meneguhkan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi Indonesia.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Nusron Wahid dan Ketua Umum MUI K.H. Anwar Iskandar.
Acara ini juga dihadiri Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla, jajaran Kabinet Merah Putih, para duta besar negara sahabat, serta ulama dan tokoh agama Islam dari berbagai daerah.
DPC Gerindra Purbalingga Jalankan ASRI, Gotong Royong Bersihkan Sungai Cilapar
DPC Gerindra Kudus Hidupkan Semangat ASRI Lewat Kerja Bakti di Makam Pahlawan
DPC Gerindra Semarang Turun ke Jalan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau
Wujudkan Ekonomi Hijau, DPD Gerindra DIY dan DPC Gerindra Bantul Bersih-Bersih Pantai Baru
Gerindra Ngaliyan Ajak Warga Sambut Musim Hujan dengan Penghijauan dan Bersih Lingkungan
Kunker di Tasikmalaya, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 335/Macan Sukapura: Tegaskan Sinergitas TNI-Pemda dan Tugas Pengabdian kepada Rakyat
Soroti Krisis Hunian, Syaiful Huda Minta Program 3 Juta Rumah Benahi Masalah Lahan
Maman Imanul Haq: Pemberhentian Rektor UINSA Sudah Tepat, Jadi Pelajaran bagi Kemenag
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

