Politik
Habiburokhman Soroti Tuntutan Mati ABK Kasus 2 Ton Sabu, Komisi III Minta Keadilan Substantif
Published
7 bulan agoon
Komisi III DPR RI menyampaikan sikap terkait tuntutan pidana mati terhadap Anak Buah Kapal (ABK), Fandi Ramadhan, dalam perkara penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1.995.130 gram atau sekitar 2 ton. Saat ini, perkara tersebut tengah disidangkan di Pengadilan Negeri Batam.
Sikap tersebut merupakan hasil rapat Komisi III yang secara khusus membahas perkembangan perkara sebagai bagian dari fungsi pengawasan parlemen terhadap proses penegakan hukum agar berjalan sesuai prinsip perundang-undangan.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjelaskan perhatian komisi didasarkan pada sejumlah informasi yang diperoleh selama pendalaman kasus. Menurutnya, terdapat beberapa aspek penting yang perlu menjadi pertimbangan dalam proses penuntutan maupun persidangan.
“Kami mendapat informasi bahwa saudara Fandi Ramadhan bukan pelaku utama, tidak memiliki riwayat tindak pidana, serta sempat mengingatkan tentang potensi terjadinya pidana,” ujar Habiburokhman dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Legislator Gerindra itu menekankan bahwa pendekatan hukum pidana terbaru mengedepankan prinsip keadilan substantif, rehabilitatif, dan restoratif sebagai arah baru sistem pemidanaan. Pergeseran paradigma ini menempatkan hukum tidak semata sebagai alat pembalasan, melainkan sebagai instrumen perbaikan pelaku sekaligus pemulihan keseimbangan sosial.
Karena itu, pemidanaan perlu mempertimbangkan aspek perbaikan individu dan masyarakat secara menyeluruh, bukan sekadar menjatuhkan hukuman.
“Dalam Pasal 98 KUHP baru, hukuman mati bukan lagi pidana pokok, melainkan alternatif terakhir yang harus diterapkan secara sangat ketat dan selektif,” tegasnya.
Habiburokhman juga memastikan hasil rapat Komisi III akan diproses melalui mekanisme kelembagaan yang berlaku. Kesimpulan rapat akan disampaikan kepada pimpinan DPR RI sebagai laporan resmi, kemudian diteruskan kepada pihak terkait, termasuk lembaga peradilan yang menangani perkara, agar menjadi perhatian dalam proses hukum yang sedang berjalan.
“KUHP baru tidak lagi berparadigma keadilan retributif semata, tetapi bergeser pada keadilan substantif, rehabilitatif, dan restoratif sebagai upaya perbaikan masyarakat,” pungkasnya.
DPC Gerindra Purbalingga Jalankan ASRI, Gotong Royong Bersihkan Sungai Cilapar
DPC Gerindra Kudus Hidupkan Semangat ASRI Lewat Kerja Bakti di Makam Pahlawan
DPC Gerindra Semarang Turun ke Jalan, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Hijau
Wujudkan Ekonomi Hijau, DPD Gerindra DIY dan DPC Gerindra Bantul Bersih-Bersih Pantai Baru
Gerindra Ngaliyan Ajak Warga Sambut Musim Hujan dengan Penghijauan dan Bersih Lingkungan
Kunker di Tasikmalaya, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 335/Macan Sukapura: Tegaskan Sinergitas TNI-Pemda dan Tugas Pengabdian kepada Rakyat
Soroti Krisis Hunian, Syaiful Huda Minta Program 3 Juta Rumah Benahi Masalah Lahan
Maman Imanul Haq: Pemberhentian Rektor UINSA Sudah Tepat, Jadi Pelajaran bagi Kemenag
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

