Politik
Bimantoro Wiyono: RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Rampas Sepihak
Published
4 bulan agoon
Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, mengingatkan agar RUU Perampasan Aset tidak disalahgunakan menjadi alat perampasan sepihak. Ia menekankan pentingnya kehati-hatian dalam merumuskan aturan agar tidak menimbulkan ketidakadilan di masyarakat.
Menurutnya, praktik penegakan hukum saat ini kerap menunjukkan kecenderungan penyitaan aset dilakukan sejak tahap awal proses hukum, tanpa kejelasan asal-usul harta tersebut.
“Yang terjadi hari ini, baru pada tahap awal penyidikan, aset sudah langsung disita. Padahal belum tentu terbukti berasal dari tindak pidana. Ini berpotensi menimbulkan kesan terburu-buru dan melanggar prinsip kehati-hatian,” ujar Bimantoro dalam RDPU Komisi III DPR RI bersama akademisi hukum pidana di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (6/4/2026).
RDPU tersebut menghadirkan Heri Firmansyah dari Fakultas Hukum Universitas Tarumanagara serta Oce Madril dari Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada untuk memberikan masukan strategis dalam penyusunan regulasi perampasan aset.
Legislator Gerindra ini juga menyoroti pembentukan opini publik yang terlalu dini, di mana aset yang disita seolah-olah sudah pasti hasil kejahatan, padahal proses pembuktian di pengadilan belum berjalan.
“Jangan sampai baru sebatas dugaan sudah dibangun opini negatif di ruang publik. Ini berbahaya karena bisa merusak reputasi seseorang dan berpotensi melanggar hak asasi manusia, khususnya asas praduga tak bersalah,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya pengaturan yang jelas terkait batasan penyitaan aset, agar tidak hanya didasarkan pada asumsi, tetapi harus memiliki keterkaitan kuat dengan tindak pidana.
Selain itu, Bimantoro juga mengangkat persoalan mekanisme pengembalian aset yang tidak terbukti berasal dari kejahatan. Ia menilai, hingga kini masih banyak kasus di mana aset yang tidak terbukti tetap tidak jelas proses pengembaliannya.
“Bagaimana nasib aset yang tidak terbukti? Ini harus jelas. Karena faktanya, aset tersebut sudah terlanjur terdampak, baik dari sisi nilai ekonomi maupun reputasi. Bahkan ada kasus di mana aset tersebut milik pihak lain, seperti keluarga,” ucapnya.
Menurutnya, tanpa aturan yang tegas, kondisi ini bisa merugikan masyarakat dan menimbulkan kesan negara melakukan perampasan terhadap aset yang bukan hasil tindak pidana.
Untuk itu, ia mendorong agar RUU Perampasan Aset tidak hanya fokus pada pengembalian kerugian negara, tetapi juga menjamin perlindungan hak masyarakat yang tidak bersalah.
“RUU ini harus seimbang. Tegas terhadap pelaku kejahatan, tapi juga melindungi hak warga negara. Harus ada mekanisme pengembalian, rehabilitasi nama baik, bahkan kompensasi jika terjadi kekeliruan dalam penyitaan,” pungkasnya.
Kepala Bakom RI Muhammad Qodari: Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan II 5,29 Persen, Tidak hanya Solid, tapi Juga Berkualitas
Karhutla Kian Meluas, Rina Sa’adah Minta Pemerintah Gerak Cepat
18 Koalisi Buruh Temui Cak Imin, Bawa Draft UU Perlindungan Ketenagakerjaan
1 Juta Sarjana Nganggur, Zainul Munasichin Minta Pemerintah Serius Atasi Pengangguran
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Narkoba, Oleh Soleh: Perketat Pengawasan Jalur Laut
Hadiri Pelantikan PCNU Tangsel 2026-2031, Wali Kota Benyamin Davnie Tekankan Pentingnya Kolaborasi
Kemenimipas Salurkan Bansos Sembako kepada 81 Peserta Pemeriksaan Katarak
Berkolaborasi PMI, RSCM, dan RS Dharmais, Kemenimipas Gelar Donor Darah
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

