Connect with us

Nasional

Perkuat Budaya Literasi Strategis, Kemhan Gelar Defence Intellectual Management Book Club

Published

on

Perkuat Budaya Literasi Strategis, Kemhan Gelar Defence Intellectual Management Book Club

Jakarta – Kementerian Pertahanan menyelenggarakan kegiatan “Defence Intellectual Management Book Club” di Ruang Perpustakaan Wawasan Nusantara Kemhan pada Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Tata Negara, Dr. Kris Wijoyo Soepandji, S.H., M.P.P. dan narasumber dari Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Keamanan, Mayjen TNI Immer Butarbutar, serta Founder dan Ketua Umum Langkah Inovasi Indonesia, Hafidz Ridha Try Sjahputra, sebagai forum strategis untuk memperkuat literasi geopolitik, wawasan kebangsaan, dan pemahaman pertahanan negara.

Dalam kegiatan tersebut, dua buku utama menjadi bahan diskusi dalam mengupas sejarah lahirnya Indonesia modern. Buku pertama ialah Lahirnya Undang-Undang Dasar 1945: Memuat Salinan Dokumen Otentik Badan Oentoek Penjelidiki Oesaha2 Persiapan Kemerdekaan karya RM. A.B. Kusuma yang diterbitkan oleh Badan Penerbit Fakultas Hukum Universitas Indonesia pada tahun 2004. Sementara itu, buku Revolusi: Indonesia and the Birth of the Modern World karya David Van Reybrouck, yang mengulas perjalanan sejarah kemerdekaan Indonesia dalam konteks global modern.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Tata Negara menyampaikan bahwa Defence Intellectual Management Book Club merupakan wadah strategis untuk membangun ekosistem intelektual pertahanan yang kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan. Forum ini dirancang untuk menumbuhkan budaya literasi strategis yang mampu memperkuat daya pikir kebangsaan sekaligus memperluas perspektif pertahanan di tengah dinamika geopolitik global.

Lebih lanjut, Staf Khusus Menhan Bidang Tata Negara mengungkapkan bahwa Defence Intellectual Management adalah gagasan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin yang ditulis dalam buku Menatap Masa Depan Kerjasama Sipil Militer. “Beliau punya ide bahwa intelektual yang memiliki daya juang, cinta tanah air, dan selalu ingin mengembangkan diri, adalah pilar dari pertahanan negara,” tambah Dr. Kris Wijoyo Soepandji.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan dalam membangun ekosistem pertahanan yang adaptif melalui pendekatan edukatif, intelektual, dan kolaboratif demi mewujudkan pertahanan negara yang kuat dan berdaya saing.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, pejabat dan staf Kementerian Pertahanan, akademisi, komunitas, mahasiswa, serta profesional lintas sektor. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...