Politik
Imron Amin Soroti Pentingnya Perangi Hoaks untuk Jaga Stabilitas Nasional dan Kepercayaan Publik
Published
3 bulan agoon
Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi I DPR RI menekankan pentingnya memperkuat ketahanan informasi nasional di tengah maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial. Komisi I menilai bahwa tantangan pertahanan saat ini tidak hanya berkaitan dengan aspek militer, tetapi juga mencakup perlindungan ruang digital dari berbagai narasi menyesatkan yang dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi negara.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPR RI, Imron Amin, usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komando Resor Militer (Korem) 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).
Menurut Imron, salah satu tantangan yang perlu diwaspadai adalah munculnya berbagai informasi yang tidak akurat dan berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap lembaga-lembaga negara, termasuk Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Ia menegaskan bahwa TNI merupakan institusi yang selama ini memiliki tingkat kepercayaan tinggi dari masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kredibilitas dan kehormatan institusi pertahanan negara.
“Karena sangat miris apabila TNI terus-menerus menjadi sasaran pemberitaan hoaks. Saya meminta kepada Menteri Pertahanan dan Panglima TNI agar terus memperkuat sinergi dan kerja sama dalam menjaga marwah serta martabat TNI sebagai institusi yang dipercaya rakyat,” ujar Imron.
Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut menjelaskan bahwa penyebaran disinformasi kerap muncul di tengah berbagai langkah strategis yang dilakukan pemerintah. Menurutnya, informasi yang tidak terverifikasi dapat memicu keresahan publik apabila tidak diimbangi dengan penyampaian informasi yang akurat dan transparan.
Ia menilai bahwa berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian nasional, termasuk pengelolaan sumber daya dan penegakan hukum terhadap pelanggaran ekonomi, perlu didukung dengan komunikasi publik yang efektif agar tidak mudah dipelintir menjadi narasi yang menyesatkan.
“Ketika pemerintah berupaya memperkuat kemandirian dan mengelola potensi nasional secara lebih optimal, sering kali muncul berbagai informasi yang tidak utuh dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Karena itu, informasi yang benar harus terus disampaikan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh hoaks,” jelasnya.
Sebagai langkah konkret, Imron mengungkapkan bahwa Komisi I DPR RI telah mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk semakin aktif memperkuat literasi digital dan memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta.
Menurutnya, ruang publik harus diisi dengan informasi yang konstruktif agar masyarakat dapat menilai berbagai kebijakan secara objektif dan tidak hanya menerima informasi yang bersifat provokatif atau belum terverifikasi kebenarannya.
“Pencapaian dan berbagai program pemerintah perlu disampaikan secara lebih luas kepada masyarakat. Dengan demikian, masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak hanya disuguhi berbagai informasi yang belum tentu dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” pungkas Imron.
Komisi I DPR RI menilai bahwa penguatan ketahanan informasi nasional merupakan bagian penting dari upaya menjaga stabilitas negara di era digital. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga negara, media, dan masyarakat menjadi kunci untuk membangun ruang informasi yang sehat, edukatif, dan mampu menangkal penyebaran hoaks serta disinformasi.
Kabaloghan Kemhan Tinjau Stan Kemhan pada TNI Fair 2026
DPC Gerindra Jaksel Hidupkan Semangat Gotong Royong Lewat Gerakan ASRI
Menhan Sjafrie Hadiri TNI Run 2026 di Monas
Presiden Prabowo Terima Mushaf Al-Qur’an Gontor dan Buku “Gontor untuk Indonesia”
Presiden Prabowo: Swasembada Pangan dan Energi Jadi Kunci Indonesia Berdikari
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Membangun Indonesia yang Mandiri dan Berdikari
Presiden Prabowo Apresiasi Nilai Pendidikan Gontor sebagai Landasan Membangun Generasi Berintegritas
Dubes Palestina Terharu: Kami Tidak Sendirian, Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

