Politik
BPIH 2027 Belum Final, Abdul Wachid Sebut Komponen Penerbangan Masih Jadi Kendala
Published
2 jam agoon
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, mengatakan pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1448 H/2027 M masih membutuhkan pendalaman, terutama pada komponen penerbangan. Hingga kini, pembahasan belum dapat difinalisasi karena masih menunggu kehadiran dan kesepakatan dengan pihak maskapai asing.
“Kami belum bisa menetapkan biaya BPIH karena masih terkendala persoalan penerbangan, sebab maskapai dari pihak luar negeri masih berhalangan hadir. Insyaallah bulan Oktober bisa secepatnya kita putuskan,” ujar Abdul Wachid saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panitia Kerja (Panja) BPIH di Ruang Rapat Komisi VIII DPR RI, Selasa (29/9/2026).
Dalam usulan pemerintah, BPIH 2027 ditetapkan sebesar Rp107.340.172,02 per jemaah haji reguler. Dari jumlah tersebut, 40 persen atau Rp42.936.068,81 merupakan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang dibayarkan langsung oleh jemaah. Sementara 60 persen atau Rp64.404.103,21 bersumber dari nilai manfaat yang dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
Legislator Gerindra itu menegaskan, Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah masih mencari formula pembiayaan yang tepat dengan mempertimbangkan kemampuan jemaah sekaligus keberlanjutan pengelolaan nilai manfaat BPKH.
“Intinya kita ingin ada win-win solution antara jemaah dan nilai manfaat BPKH tanpa membebani keduanya,” katanya.
Dalam usulan tersebut, pemerintah menggunakan asumsi total kuota haji Indonesia sebanyak 221.000 jemaah, yang terdiri atas 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Pemerintah juga menggunakan asumsi nilai tukar sebesar Rp17.500 per dolar Amerika Serikat dan Rp4.666,67 per riyal Arab Saudi.
Pemerintah turut mengusulkan living cost sebesar SAR750 per jemaah yang pembiayaannya dibebankan melalui nilai manfaat. Penyusunan BPIH juga mempertimbangkan sejumlah faktor, antara lain dinamika harga energi dunia, perubahan nilai tukar rupiah, serta penyesuaian kebutuhan layanan penyelenggaraan ibadah haji di Arab Saudi.
Abdul Wachid menegaskan, seluruh angka tersebut masih dalam tahap pembahasan dan belum menjadi besaran final. Komisi VIII DPR RI bersama pemerintah melalui Panja BPIH akan mencermati setiap komponen pembiayaan sebelum menetapkan BPIH 1448 H/2027 M.
Selain pembiayaan haji reguler, Kementerian Haji dan Umrah juga mengusulkan alokasi pembiayaan haji khusus sebesar Rp8.389.108.000 yang bersumber dari optimalisasi nilai manfaat setoran awal dan setoran lunas.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan menyampaikan pemerintah tengah menyusun skema baru BPIH agar pembiayaan haji tetap terjaga dan tidak terlalu membebani jemaah. Pemerintah juga mengusulkan perubahan komposisi pembiayaan menjadi 52 persen Bipih dan 48 persen nilai manfaat.
Pemerintah dan Komisi VIII DPR RI telah menyepakati pembentukan Panja BPIH 1448 H/2027 M untuk membahas seluruh komponen pembiayaan secara lebih rinci. Besaran BPIH 2027 selanjutnya akan ditetapkan setelah seluruh pembahasan antara DPR RI dan pemerintah selesai.
You may like
BPIH 2027 Belum Final, Abdul Wachid Sebut Komponen Penerbangan Masih Jadi Kendala
Konflik Lahan Rante Balla Memanas, Habiburokhman: Komisi III DPR Akan Panggil PT Masmindo dan Pemda
Karhutla Masif, Darori Wonodipuro Dorong Penguatan Pengamanan hingga Tingkat Desa
Habiburokhman Tegaskan Komisi III DPR Kawal Konflik Masyarakat Adat Rante Balla
Sugiat Santoso Soroti Nasib Anak WNI yang Diadopsi WNA, Kepastian Hukum Jadi Perhatian
Presiden Prabowo Bahas Digitalisasi Layanan Publik dan Penguatan Posbankum di Seluruh Indonesia
Rina Saadah Dorong Reforma Agraria Berujung pada Akses Lahan dan Produksi
Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Abdullah Minta Tak Ada Perlakuan Khusus untuk Pelaku
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

