Connect with us

Nasional

Tak Bisa Merapat ke Istana, Buruh Nyanyi Ditindak dan Diperas

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA–Massa aksi May Day 1 Mei 2019 di kawasan Patung Kuda Monas, Jakarta Pusat kecewa tidak bisa mendekat di Istana Negara, Jalan Medan Merdeka Utara. Massa terhenti di Jalan Medan Merdeka Barat yang sudah dipasangi kawat duri, lengkap dengan penjagaan personil kepolisian.

Buruh ingin mendekat ke Istana Negara untuk menyuarakan permintaannya kepada Presiden Joko Widodo. Salah satunya supaya PP Nomor 78 Tahun 2015 dicabut. Karena aturan itu dianggap tidak berpihak kepada buruh dalam aspek upah minimum.

“Buruh selalu dihadapkan dalam situasi tidak adil. Seperti sekarang mau maju (ke Istana Negara) saja tidak boleh,” kata orator dari Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) di mobil komando.

Meski tak bisa mendekat ke Istana Negara, buruh menolak berbuat aksi anarkis atau memaksa menerobos kawat berduri. Setelah beberapa saat mereka bahkan mulai terlihat membubarkan diri.

“KSPN buruh damai, jangan kalian rusuh, jangan sampai terprovokasi, kalau saya intruksikan bubar, bubar semua,” kata orator lagi.

Advertisement

Massa merasa kecewa tidak bisa bertemu Presiden. Padahal bagi mereka, buruh merupakan salah satu aset negara untuk menggerakan roda ekonomi. Sehingga seharusnya mendapat perhatian penuh dari pemerintah.

“Besok kalian jangan jahit baju pejabat, jangan buat sepatu untuk pejabat, buruh adalah pusat perekonomiam bangsa,” lanjut orator tersebut.

Untuk melambangkan kekecewaan mereka, para buruh kompak menyanyikan sebuah lagu. Lagu itu berisikan makna nasib buruh yang jauh dari kesejahteraan. Berikut lirik lagu tersebut: (jp)

Di sini ditindas
Di sana ditindas
Di mana-mana buruh ditindas

Di sini diperas
Di sana diperas
Di mana-mana buruh diperas

Advertisement

Ayo lawan, kawan-kawan, ayo lawan
Ayo lawan, kawan-kawan, ayo lawan
Ayo lawan, kawan-kawan, ayo lawan

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...