Connect with us

Nasional

Ganjar Pranowo Bangga dengan Gelar Bangsawan Bugis

Published

on

Kabarpolitik.com, JATENG– Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo terlihat mengenakan busana adat dari Sulawesi Selatan saat menghadiri acara di Hotel PO, MG Suites maupun acara Seminar Nasional Keluarga Alumni Universitas Gajah Mada (Kagama) di Museum Ronggowarsito, Kamis (22/8). Selain itu, Ganjar pun dianugrahi gelar bangsawan suku Bugis.

“Ada yang tahu, saya memakai busana dari mana?” tanya Ganjar kepada peserta Munas dan Konferensi Nasional IV Forum Komunikasi Satuan Pengawas Intern di Hotel Po Semarang.

“Ini busana dari Sulawesi Selatan. Bajunya bagus, sarung merah ini coraknya juga bagus. Bukan alasan, saya sudah dinobatkan sebagai keluarga Sulawesi Selatan dengan sebutan Daeng Manaba,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Gelar untuk bangsawan Bugis itu diberikan oleh kesepuluh raja Sulsel. Penganugerahan gelar ditandai dengan penyerahan keris dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, kepada Ganjar Pranowo, pada 2016 lalu. Diungkapkan, sejarah telah menunjukan bahwa hubungan antar suku di Indonesia memiliki kepentingan yang sama untuk mendirikan bangsa Indonesia. Sejarah itu perlu dijadikan contoh untuk generasi saat ini.

“Cekcok antar suku, sara, itu jadul. Anak bangsa yang betul ya seperti hari ini. Republik ini lahir dari berbagai golongan. Tidak ada yang utama, semua sama,” katanya.

Advertisement

Ganjar mengaku, meski dirinya dari Jawa Tengah telah belajar banyak dari suku Bugis. Terutama keberaniannya mengarungi samudera. “Tali ini tidak hanya mengikat saya tapi mengikat juga orang Jateng dan Sulsel. Kita berjuang mencapai kejayaan Indonesia, kita menjadi pelopor,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo saat itu mengatakan, gelar yang diberikan pada Ganjar merupakan sebuah gelar kehormatan yang istimewa di Sulsel. “Kami memberi gelar itu, karena siap menjadi perekat bangsa ini. Penilaian ini bukan dibuat-buat, tidak. Lurus, tegas, berani, memegang teguh adat. Ganjar memiliki itu semua,” katanya.

Ia mengungkapkan, meski Ganjar memiliki darah dari suku Jawa, namun dari aspek sejarah sebenarnya antara Jawa dengan Bugis punya keterikatan. “Kami menaruh harapan besar merajut kebersamaan ini. “Sejarah membuktikan, Jawa dan Bugis punya keterikatan kuat,” katanya.

Hendi Upayakan Gratiskan Biaya Pemakaman di Kota Semarang

Nasdem Usulkan Lima Nama untuk Posisi Wakil Ketua DPRD Maros

Alat Utama Sistem Pertahanan TNI Dipamerkan di Mal

Advertisement

Tersisa Lima Hari, Segera Daftarkan Anak di Lomba Mewarnai Hotel Arthama

Bikin Bangga, Tiga Siswa Barru Wakili Sulsel di Ajang O2SN

Menurut Ganjar Pranowo lagi, busana Nusantara, jika dikumpulkan ternyata ada banyak sekali. Sehingga, sebagai warga negara yang baik, harus merawatnya dan jangan sampai hilang atau diklaim oleh negara lain. Ketika tidak mau merawat, dan terjadi klaim oleh negara lain, justru panik dan marah.

“Yo salahe dewe ora gelem ngurus, ora gelem merawat. Padahal, dengan kekayaan beragamnya busana Nusantara, menunjukkan kalau busana kita itu top. Kebhinnekan itu ya ini, NKRI itu ya ini,” tandas Ganjar.

Penggunaan busana Nusantara pun telah dituangkan melalui surat edaran (SE) Nomor 065/0016031/2019. Para pegawai dan karyawan Pemprov Jateng wajib mengenakan pakaian adat Jawa pada Kamis pekan pertama hingga ketiga, dan pakaian adat Nusantara pada Kamis pekan terakhir.

Advertisement

Sejumlah pejabat dan staf pun penampilannya tidak kalah menawan dan tampak “manglingi” saat pakaian adat Nusa Tenggara Timur, Minang, Batak, Betawi, Sunda, hingga pakaian adat Madura, Jawa Timur membalut tubuh ASN di Setda Provinsi Jawa Tengah. (jp)

The post Ganjar Pranowo Bangga dengan Gelar Bangsawan Bugis appeared first on FAJAR.

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...