Connect with us

Nasional

Pangsa Pasar Turun, Samsung Tutup Semua Pabrik di Tiongkok

Published

on

Kabarpolitik.com — Samsung mengonfirmasi bahwa pabriknya di Huizhou, provinsi Guangdong, berhenti beroperasi pada 30 September, menyusul penutupan pabrik lain di Tianjin pada Desember 2018. Keputusan Samsung untuk menutup pabrik ponsel di Tiongkok dibuat ketika pangsa pasarnya di Tiongkok turun sampai di bawah 1 persen dengan biaya tenaga kerja yang terus melonjak.

Bangunan yang berlokasi di Huizhou, Guangdong, itu merupakan pabrik ponsel ketiga sekaligus yang terakhir yang ditutup Samsung. Dua pabrik lainnya yang terletak di Shenzhen dan Tianjin sudah ditutup lebih dulu pada 2018 lalu.

Dengan ditutupnya seluruh pabrik ponsel Samsung di Tiongkok, apakah hal tersebut berarti Samsung keluar dari pasar Tiongkok dan menyerah dengan produsen ponsel lokal di sana? Tidak. Samsung tetap akan berjualan ponsel kendati pabriknya sudah ditutup.

Samsung tetap berjualan ponsel dengan metode original design manufacturer (ODM) untuk perakitan ponselnya. Secara sederhana, selain mengimpor, Samsung akan terus memproduksi smartphone di Tiongkok dengan mengalihdayakan pekerjaan ke produsen desain asli (ODM).

ODM berbeda dari original equipment manufacturer (OEM) atau produsen peralatan asli yang mengirimkan smartphone yang dirancang dan dikembangkan oleh kontraktor. Pembuat ODM bertanggung jawab atas semua proses mulai dari desain dan pengembangan hingga produksi akhir.

Advertisement

Pangsa pasar Samsung di Tiongkok sendiri diketahui sebesar 20 persen pada 2013. Angka tersebut cepat menurun karena Samsung menghadapi tantangan dari para pembuat ponsel lokal, seperti Huawei, Xiaomi, dan Oppo.

Samsung mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya akan merelokasi kapasitas produksi pabrik Tiongkok ke manufaktur global lainnya. Sebagian besar fasilitas produksi dari pabrik Tiongkok yang ditutup diharapkan pindah ke pabrik di India dan Vietnam. Menurut laporan media setempat, pabrik Huizhou yang didirikan pada 1992 dapat memproduksi lebih dari 60 juta telepon pada 2017.

Sebuah sumber industri mengatakan kepada Asia Times sebagaimana JawaPos.com kutip pada Selasa (8/10) bahwa setelah menghentikan operasi pabrik di Tiongkok, Samsung akan memproduksi smartphone kelas bawah untuk pasar Tiongkok melalui ODM. “Produksi ODM tidak akan cukup untuk menutupi pasar Tiongkok. Ponsel termasuk yang canggih, akan diimpor ke pasar Tiongkok dari Vietnam atau India,” ujar sumber tersebut.

Samsung sendiri saat ini sudah meluncurkan ponsel ODM pertamanya, Galaxy A6s, di pasar Tiongkok pada November lalu. Untuk memperluas produk ODM tahun ini, Samsung meluncurkan A10 di India dan Vietnam serta A60 di Tiongkok tahun ini.

Para pakar industri mengharapkan Samsung untuk memperluas produksi smartphone ODM-nya. Kim Joon-hwan, seorang analis industri di Hanwha Investment and Securities, mengatakan dalam sebuah laporan baru-baru ini bahwa smartphone dengan harga menengah dan rendah sudah tampil mewah, sehingga sulit untuk menghargai perbedaan antara smartphone high-end dan low-end.

Advertisement

“Produsen smartphone Korea Selatan, termasuk Samsung, dengan demikian akan memperkenalkan produksi ODM dengan sungguh-sungguh untuk bertahan hidup. Produksi ODM Samsung Electronics, yang hanya tiga persen pada 2018, diperkirakan akan meningkat di masa depan,” jelas Kim.

Menurut orang dalam industri, IHS Markit memperkirakan bahwa Samsung akan memperluas produksi ponsel pintar ODM menjadi 20 persen dari total produksi ponsel cerdas tahun depan. Sampai saat ini, Samsung menolak mengomentari rencananya untuk produksi ODM.

Sementara dilansir dari laman IndianExpress, setelah memutuskan menutup pabrik ponselnya di Tiongkok, Samsung rencananya akan mengalihkan produksi ke Vietnam dan India. Di Vietnam Samsung memiliki lebih dari 200 ribu tenaga kerja. Menurut laporan Nikkei Asia, setengah dari sekitar 292 juta handset Samsung diproduksi di negara tersebut.

Di negeri Gangga, India, pada Juli tahun ini, Samsung juga mengumumkan pembukaan pabrik telepon seluler terbesar di dunia di Noida, Uttar Pradesh. Pabrik ini memiliki kapasitas maksimum untuk memproduksi 120 juta ponsel per tahun. Samsung juga memiliki pabrik di Tamil Nadu di India untuk pembuatan ponsel.

Fasilitas produksi itu dibuka di Sektor 81, Noida, Uttar Pradesh. Ini merupakan tambahan fasilitas manufaktur Samsung yang ada di Noida. Perusahaan diketahui telah memiliki manufaktur di India selama lebih dari dua dekade. (jpc)

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...