Connect with us

Nasional

Setelah Menikah, Melody Pilih Umrah untuk Honeymoon

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Persiapan GM JKT48 Melody Nurramdhani Laksani untuk menikah makin dekat. Selain prewedding dan mempersiapkan berbagai hal untuk menikah, Melody dan calon suaminya juga sudah mempersiapkan rencana bulan madu.

Rencananya, honeymoon Melody dan mantan pacarnya saat SMA itu dilakukan di Arab Saudi.

Melody mengaku sudah punya rencana untuk berbulan madu setelah menikah nanti. Katanya, tujuan untuk bulan madu saat ini sudah lama diinginkannya. ’’Dari dulu pingin kalau honeymooon itu umrah. Insya Allah terlaksana untuk umrah,’’ tuturnya Senin (15/10).

Bagaimana dengan program untuk segera memiliki momongan? Melody dan calon suaminya menyerahkan sepenuhnya ke Allah SWT.

Katanya, kapan saja diberi kepercayaan untuk memiliki anak, mereka siap. Melody sendiri, seperti yang terlihat di aktivitas Instagramnya, memang sangat suka dengan anak kecil.

Advertisement

’’Memang senang. Katanya, cocok the, cocok. Kapan nggendong anak sendiri,’’ jawabnya saat ditanya soal sangat seringnya Melody mengunggah Instastory dengan menggendong anak kecil.

Saat disinggung soal seberapa siap untuk menjadi istri, Melody menjawab dengan mantab. Katanya, teman-teman eks member JKT48 asal Bandung itu sudah banyak yang menikah dan punya anak. Dari kumpul-kumpul bersama temannya itu dia belajar banyak hal.

Secara teori, Melody sudah menyerap ilmu dari teman-temannya. Namun, untuk praktik memang belum dilakukan karena pernikahan akan digelar dalam waktu dekat. Namun, dia optimistis karena banyak yang mendukungnya untuk belajar menjadi seorang istri.

’’Ada dukungan dari orang tua, calon suami, dan teman-teman akan membantu untuk menjadi istri yang baik,’’ jelas Melody.

Bagaimana dengan kemampuan untuk memasak? Melody tahu kalau suami ingin memakan masakan istri. Oleh sebab itu, Melody siap untuk belajar meski saat ini diakui basic untuk memasak sudah ada karena dulu kerap membantu bibinya.

Advertisement

’’Naluri istri akan belajar. Sekarang bisa masak, tapi yang jago banget belum bisa. Kalau ayam gorang dibumbuin, sayur sop, udang, goreng tepung ya bisa. Untuk enak atau nggak, lihat nanti,’’ ucapnya. (dim/JPC)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...