Nasional
Projo Bantah 12 Kepala Daerah di Riau Dukung Jokowi
Kabarpolitik.com, PEKANBARU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau sedang melakukan pemeriksaan atas dugaan dukungan kepala daerah kepada calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres). Berdasarkan bukti yang didapat, 12 kepala daerah di Riau meneken naskah dukungan kepada pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.
Namun bukti tersebut dibantah Ketua Projo Kota Pekanbaru H M Syahrin. Menurutnya, bukti itu palsu. Sebab hanya ada 9 kepala daerah yang hadir pada acara deklarasi relawan Jokowi di ballroom Hotel Arya Duta Pekanbaru, Riau, Rabu (10/10) lalu.
“Itu tidak benar (bukti naskah dukungan milik Bawaslu) karena ditandangani semua orang, 12 orang. Tapi yang datang dan teken cuma 9 orang. 3 Tidak datang. Kami menolak naskah itu,” ujar Syahrin, Selasa (16/10).
Syahrin mengungkapkan, tanda tangan yang sebenarnya ada di sebuah spanduk warna putih berukuran 2×2 meter. Di spanduk itu hanya ada tanda tangan 9 kepala daerah.
“Biar saja. Itu bisa saja dibuat orang yang tidak senang. Tapi yang benar ini,” ucap Syahrin yang mengenakan kemeja putih sambil menunjukkan spanduk yang ditandangani 9 kepala daerah.
Bukti itu sudah ditunjukkan Syahrin kepada Bawaslu saat pemeriksaan pada Senin (14/10) kemarin. Selain itu, Syahrin juga membawa buku tamu serta surat izin dari KPU Riau, Bawaslu Riau maupun Polda Riau terkait pelaksanaan deklarasi
“Kami kooperatif saja. Karena kami sudah mengikuti aturan. Itu, kami tidak tau. Yang konsep tulis, itu kami tidak tau. Kami mengikut yang ini, bukan yang di kertas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menuturkan, pihaknya mencecar Syahrin sebanyak 58 pertanyaan. Sedangkan Ketua DPD Projo Riau Sonny Magranta Silaban dicecar sebanyak 36 pertanyaan. “Semuanya minta keterangan tentang penyelenggaraan deklarasi bersama Projo se-sProvinsi Riau. Minta bukti, kami berikan,” imbuh Rusidi. (ica/JPC)
rn
source


