Connect with us

Nasional

Ibas Minta Lapangan Tembak Perbakin Senayan Direlokasi

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas mengusulkan Lapangan Tembak Perbakin Senayan, Jakarta, yang berada di belakang Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dipindahkan. Hal ini menyusul serentetan kejadian peluru nyasar yang menembus sejumlah ruangan anggota DPR di gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Kami mengusulkan jika benar-benar kompleks pelatihan (menembak) Perbakin tersebut dianggap terlalu dekat dengan kompleks parlemen, kami minta direlokasi,” kata Ibas kepada wartawan di lantai 10, gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/10).

Menurut Ibas, tempat latihan menembak itu jarang sekali berada di tengah-tengah kota. Mungkin di masa lampau lokasi yang ada di belakang gedung DPR, itu sangat relevan dijadikan lapangan tembak.

“Tapi, saat-saat seperti ini ketika Jakarta semakin modern, ketika negara tumbuh sangat tidak relevan,” katanya.

Sebab, ujar Ibas, permukiman penduduk semakin rapat. Apalagi, lokasi itu berada di pinggir jalan sehingga membahayakan masyarakat maupun pengguna lalu lintas.

Advertisement

“Bayangkan saja ketika berjalan kaki, mobil berseliweran, mendapat peluru nyasar yang membahayakan hidupnya,” ujarnya.

Karena itu, Ibas mengusulkan agar sementara kegiatan latihan menembak di lapangan tembak tersebut dihentikan.

“Bukan berarti kami menyalahkan Perbakin, tapi kita harus carikan solusinya, dicarikan tempat yang lebih nyaman yang jauh dari permukiman, tempat keramaian dan tempat bekerja,” pungkas Ibas.

Seperti diketahui, sejumlah ruangan anggota DPR di gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, tertembus peluru nyasar. Senin (15/10), ruangan anggota DPR Fraksi Partai Gerindra Wenny Warouw di lantai 16, dan Fraksi Golkar Bambang Heri di lantai 10, Nusantara I ditembus peluru.

Hari ini, Rabu (17/10), terungkap lagi ruangan anggota DPR Fraksi Partai Demokrat Vivi Jayabaya Sumantri di lantai 10, dan Fraksi Partai Amanat Nasional Totok Daryanto di lantai 20 yang diduga ditembus peluru nyasar.

Advertisement

Dalam kasus peluru nyasar di ruangan Wenny dan Bambang, Polda Metro Jaya telah menetapkan dua tersangka yakni I (32) dan R (34), yang merupakan pegawai Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sementara untuk kasus peluru nyasar di ruangan Vivi dan Totok, sampai saat ini masih diselidiki oleh tim dari Polri.(boy/jpnn)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...