Connect with us

Nasional

Langgar Larangan Demi Mengisi Perut

Published

on

Kerasnya hidup demi mencari sesuap nasi, mengharuskan dirinya tetap bekerja seadanya meski melanggar aturan yang dikeluarkan pemerintah.

Laporan: ARIF AL QADRY (BKM), Makassar 

SUBUH menjelang pagi, Kadir Kadir Daeng Dongko mulai mengisi botol-botol kacanya dengan bensin. Ia membeli bensin di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di dekat warungnya di Jalan AP Petta Rani. Meski dinilai ilegal, Kadir tetap memberanikan diri berjualan bensin botolan.

Bahkan, ia tetap bertahan meski teman-temannya sudah beralih ke bisnis bensin Pertamini.”Mau bagaimana lagi, kalau tidak kerja pasti lapar. Apalagi, pekerjaan saat ini sangat susah,” ujar Kadir kepada penulis.

Memang diakuinya BBM atau bahan bakar minyak menjadi kebutuhan pokok bagi semua manusia. Salah satunya adalah bensin. Dalam kehidupannya manusia membutuhkan bensin ini sama halnya dengan kebutuhan pokok mereka sandang,pangan, papan.

Advertisement

Bensin menjadi penting karena untuk menjalankan kendaraan bermotor mereka demi mencari rezeki atau bekerja yang hasilnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Seiring berjalannya waktu semua orang memilih untuk memiliki kendaraan bermotor sendiri, mereka sudah tidak mau naik angkutan umum karena dianggap lama dan tidak bisa bebas.

Dengan demikian bensin akan menjadi kebutuhan jangka panjang tidak akan pernah habis selama masih ada kendaraan bermotor di dunia ini.

Bahkan, kata Kadir, permintaan akan bensin semakin hari semakin meningkat, bahkan masalah harga pun tidak begitu dipedulikan oleh konsumen. Karena mereka berfikir yang penting saya mendapat bensin.

”Usaha ini tetap bertahan dek, karena saat ini banyak orang yang tidak memiliki banyak waktu dan mereka pun sibuk dengan segala aktivitasnya. Mereka tidak akan mau antri di Pom bensin karena lama, maka mereka lebih suka untuk membeli bensin botolan karena lebih cepat dan praktis,” ujar Kadir.

Kadir menambahkan, rata-rata pengendara hanya mengisi satu dan paling banyak dua botol. Seusai perkiraannya untuk bisa sampai ke SPBU mengisi lebih banyak lagi bensin di tanki kendaraannya.

Advertisement

Harga bensin premium dijualnya Rp10.000 per botol, sama dengan harga Pertalite Rp10.000 per botolnya.
Pria kelahiran Jeneponto, 20 Januari menggunakan cara mengisi full tanki motornya ketika masuk ke SPBU.

Cara ini dilakukan sudah dua tahun, setelah dibatasinya pembelian BBM dengan jumlah banyak dan menggunakan jerigen. Tanki motornya yang telah berisi bensin full, itu kemudian dipindahkan ke botol-botol bensin dan jerigen menggunakan selang kecil. Dalam sehari dapat dilakukan satu kali.

“Dalam satu hari cuma satu kali ji biasanya saya ke SPBU isi full bensin motorku yang berkapasitas 10 liter. Kalau stock masih banyak, saya tidak ke SPBU. Tergangtung ji dengan stok yang ada,” sebutnya.

Penjualan bensin botolan ecerannya dalam sehari tidak menentu. Sedikitnya lima botol bensin dan paling banyak 20 botol bensin bisa laku terjual setiap hari. Uangnya dia simpan untuk modal membeli bensin kembali dan lebihnya digunakan menutupi kebutuhan hari-harinya.

Cara manajemen itu dilakukan bapak tiga orang anak itu sudah 20 tahun lebih. Bahkan dengan cara itu dia mampu memiliki usaha lain seperti penggantian ban dalam motor, membeli alat tambal ban, dan juga makanan ringan dan minuman yang dijualnya.

Advertisement

“Awal usaha saya dulunya kecil hanya tambal ban dan jualan bensin. Tapi syukur bisa buka warung-warung kecil juga berkat putar-putar uang yang masuk,” tambahnya.

Munculnya Pertamini aku Kadir, sama sekali tidak terasa pengaruhnya. Masih banyak pengendara motor memilih singgah dan membeli bensin botolannya. Karena bensin botolan dan pertamini perbedaannya cuma di tempatnya saja.

“Tidak berpengaruh ji adanya pertamini. Cuma tempat ji saja yang membedakan. Bensin botolan lebih simpel dan bisa langsung pembeli tuangkan kalau terburu-buru dan semua sama ji,” tutupnya. (arf/bkm/fajar)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...