Connect with us

Pemerintahan

Angka Stunting di Semarang 1.14%, Wapres Apresiasi Inovasi Rumah PELITA

Published

on

Semarang, Kabarpolitik.com – Dalam rangka penurunan prevalensi stunting di angka 14% pada 2024, Pemerintah menghadapi situasi yang cukup menantang, terlebih saat ini semakin mendekati target waktu yang ditentukan. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah inovatif untuk dapat mempercepat pencapaian target tersebut,

seperti inovasi yang terdapat di Kota Semarang, yaitu Rumah PELITA (Penanganan Stunting Lintas Sektor Bagi Baduta).

“Saya sangat tertarik di sini ada Day Care, anak-anak diasuh dan dijaga tiap hari, kenaikan [tinggi badan] mencapai 60% ini murni idenya Semarang,” ungkap Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin usai mengunjungi Rumah PELITA di Jalan Candi Pawon Timur III, Manyaran, Kota Semarang, Kamis (28/12/2023).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, apabila program seperti Rumah PELITA secara data dinilai berhasil menurunkan angka stunting, nantinya akan diduplikasi di berbagai daerah lainnya.

“Kalau model seperti ini berhasil, nanti kita akan kembangkan dan tularkan ke daerah-daerah lain,“ papar Wapres.

Advertisement

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam menjelaskan bahwa upaya yang selama ini Pemkot Semarang laksanakan, telah membuahkan hasil yang signifikan.

“Kalau di sini presentasinya Semarang 1,14%, pada awal tahun di angka1.600, kemudian data cut off November sudah 912 anak,” jelasnya.

Abdul Hakam juga secara terperinci menyampaikan bahwa program ini secara intensif menyasar anak-anak dengan kategori stunting dari keluarga kurang mampu.

“Ini rumah penanganan gizi lintas sektor.
Day Care ini [dijalankan] tatalaksana komprehensif, diberikan Bantuan Makanan Tambahan, kegiatan PAUD, makanan ringan, makan siang, lalu kemudian dimandikan sebelum dijemput orang tuanya,” tuturnya.

Ia pun menyebut bahwa nantinya program day care akan diperbanyak hingga di seluruh kecamatan di Semarang.

Advertisement

“Saat ini sudah ada 8 masing-masing di setiap kecamatan, tahun depan 16 day care di masing-masing kecamatan di Semarang, lengkap dengan tenaga nutrisionis dan psikolog pendamping,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Rumah PELITA yang diresmikan pada 21 Februari 2023 lalu adalah salah satu inovasi dalam upaya percepatan penanganan stunting di Semarang yang menyasar balita berusia di bawah dua tahun dengan stunting karena pola asuh. Program yang dijalankan di sini melalui pola day care atau Taman Penitipan Anak tanpa biaya. Program ini bertujuan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak dengan membantu orang tua dalam melaksanakan peran pengasuhan, pendidikan, perawatan dan perlindungan selama orang tua bekerja. Rumah PELITA saat ini menangani 10 anak dan telah meluluskan 12 anak sebelumnya.

Selain kepada para baduta dengan stunting, Rumah PELITA juga menyelenggarakan program Kelas Ibu Hamil dengan KEK (Kekurangan Energi Kronis), yaitu ibu hamil dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) di bawah 23,5 cm atau Indeks Massa Tubuh (IMT) pada pra hamil atau Trimester I (usia kehamilan ≤12 minggu) dibawah 18,5 kg/m2 (Kurus). Kepada mereka diberikan intervensi berupa penyuluhan tentang kehamilan, Bantuan Makanan Tambahan, senam hamil, dan pemeriksaan perkembangan kehamilan secara lebih intensif. Program ini juga sebagai upaya pencegahan kelahiran anak dengan stunting.

Selain Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Mochamad Abdul Hakam, turut mendampingi Wapres antara lain Pj. Gubernur Jateng Nana Sudjana dan Walikota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. (SM/RJP, rls)

rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan DPR Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan
Politik2 hari ago

DPR RI Kawal Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Karhutla di Kalimantan Selatan

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam penanganan kebakaran hutan...

Digugat ke MK, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara Digugat ke MK, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara
Politik2 hari ago

Digugat ke Mahkamah Konstitusi, Pasal 27 dan 164 KUHAP 2025 Beri Kepastian Hukum JPU Wajib Lanjutkan Perkara

DPR RI berpandangan Pasal 27 dan Pasal 164 ayat (2) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara...

Dengar Masukan Pakar, Komisi III Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset Dengar Masukan Pakar, Komisi III Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset
Politik2 hari ago

Dengar Masukan Pakar, Komisi III DPR RI Dalami Aspek Pengawasan dalam RUU Perampasan Aset

Komisi III DPR RI terus mendalami berbagai masukan masyarakat dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana...

Tantangan Besar Perlindungan Hak Cipta terkait dengan AI dan Seni Tari Tantangan Besar Perlindungan Hak Cipta terkait dengan AI dan Seni Tari
Politik2 hari ago

Melly Goeslaw Dorong Pelindungan Hak Cipta di Tengah Perkembangan AI

Perkembangan akal imitasi atau artificial intelligence (AI) menghadirkan tantangan baru dalam pelindungan hak cipta, mulai dari potensi penggunaan karya tanpa...

RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI
Politik2 hari ago

Ahmad Doli Kurnia Tandjung: RUU Hak Cipta Harus Jamin Keadilan Ekonomi di Tengah Pesatnya Teknologi Digital dan AI

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, menyoroti urgensi pembaruan pelindungan karya intelektual yang kian rentan...

MKD DPR Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat MKD DPR Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat
Politik2 hari ago

MKD DPR RI Terima Aduan Masyarakat 24 Jam, Verifikasi Laporan Tetap Diperketat

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI membuka ruang pengaduan masyarakat selama 24 jam terkait dugaan pelanggaran etik anggota DPR RI....

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik3 minggu ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik3 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik3 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik3 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...