Connect with us

Pemerintahan

Bertemu Dubes Arab Saudi, Wapres Dorong Pembukaan Kantor Cabang BSI di Arab Saudi

Published

on

Jakarta, Kabarpolitik.com – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin hari ini, Senin (28/08/2023), menerima kunjungan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 6, Jakarta Pusat.

Menurut penuturan Juru Bicara (Jubir) Wapres Masduki Baidlowi, peretemuan ini membahas beberapa isu strategis terkait hubungan Indonesia – Arab Saudi, terutama penekanan Wapres agar Bank Syariah Indonesia (BSI) dapat membuka cabang di Arab Saudi.

“Bapak Wakil Presiden berharap dengan pihak direksi BSI ke Dubes Arab Saudi yang lalu bisa ditindaklanjuti untuk bagaimana agar BSI atau Bank Syariah Indonesia mempunyai perwakilan di Arab Saudi,” tutur Masduki kepada awak media sesuai pertemuan.

Terkait lokasi, sambung Masduki, Wapres menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah Arab Saudi misalnya di Madinah, Riyadh, atau Jeddah.

“Terserah yang penting segera bisa ada perwakilan BSI atau kemungkinan kerja sama yang lain ke depan,” terangnya.

Advertisement

Melalui pembukaan cabang BSI di Arab Saudi ini, kata Masduki, Wapres meyakini bahwa akan ada keuntungan yang dapat diperoleh kedua negara.

“Mengenai keuntungan itu sama-sama akan memberikan keuntungan baik dari kita ataupun dari sahabat kita dari negara Arab Saudi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Masduki menyebutkan bahwa hal lain yang dibahas pada pertemuan ini adalah terkait undangan kepada Wapres untuk menghadiri acara peringatan Hari Nasional (National Day) Arab Saudi pada tanggal 25 September 2023 di Jakarta.

“Insya Allah Bapak Wakil Presiden berusaha untuk bisa menghadiri [acara tersebut] dengan beberapa orang dari Sekretariat Wakil Presiden,” ujarnya.

Selain itu, menurut Masduki, Dubes Arab Saudi pada kesempatan ini mengungkapkan keinginannya kepada Wapres untuk mengunjungi dan menjalin kerjasama dengan Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nawawi di Tanara, Banten.

Advertisement

“Bapak Dubes Arab Saudi ingin sekali berkunjung ke pondok pesantren yang dibangun oleh Bapak Wakil Presiden, yaitu pondok pesantren Tanara di Banten dan untuk berikutnya ada kemungkinan kerjasama seperti apa nanti setelah ada kunjungan di situ,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dubes Arab Saudi Faisal bin Abdullah Al-Amudi menyampaikan bahwa dirinya menyambut baik keinginan Wapres untuk membuka kantor cabang BSI di Arab Saudi.

“Kami juga siap untuk melakukan semua yang dapat menyukseskan niat dari pembukaan cabang BSI di Arab Saudi,” tegasnya.

Lebih jauh, Faisal menuturkan bahwa pada kesempatan ini dirinya melaporkan kepada Wapres terkait progres rencana kunjungan Presiden Joko Widodo ke Arab Saudi pada Oktober mendatang. Ia mengharapkan kunjungan ini akan menghasilkan berbagai penandatangan MoU dan kerjasama tingkat tinggi kedua negara.

“Di dalam penandatanganan tersebut banyak sekali agenda-agenda dari sektor-sektor, baik ekonomi, pendidikan, agama, kemudian investasi, dan dalam hubungan [dengan ASEAN] akan ada pertemuan antara pemimpin ASEAN dengan negara-negara teluk, Putra Mahkota Arab Saudi nanti yang akan berada di sana,” terangnya.

Advertisement

Terakhir, Faisal menuturkan bahwa pertemuan dengan Wapres kali ini sangat produktif karena membahas berbagai hal yang dapat meningkatkan hubungan baik Indonesia dan Arab Saudi.

“Kami berterima kasih diterima oleh Bapak Wakil Presiden pada hari ini dan kami telah mendiskusikan banyak sekali hal-hal yang akan membuat hubungan antara Kerajaan Arab Saudi dan Indonesia semakin baik dan semakin meningkat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Arab Saudi saat ini masih tercatat sebagai salah satu mitra strategis Indonesia dalam bidang investasi dan perdagangan. Dengan berkembangnya upaya diversifikasi ekonomi dan pengembangan pusat-pusat wisata, terdapat peluang bagi Indonesia untuk menjadi mitra strategis Arab Saudi melalui sinergi upaya Visi Arab Saudi 2030 dan Visi Indonesia Emas 2045 di sektor pembangunan dan ekonomi.

Meskipun neraca perdagangan RI-Arab Saudi periode 2017-2021 masih defisit bagi RI akibat kenaikan bea masuk impor yang berdampak pada tren perdagangan periode tersebut menurun sebesar 0.4%, tetapi ekspor RI ke Saudi masih mampu membukukan tren peningkatan sebesar 3.76% pada periode yang sama.

Adapun komoditas ekspor Indonesia yang berpotensi dipasarkan di Arab Saudi mencakup produk bahan makanan, produk makanan, serta produk hasil pertanian-perikanan. (EP/SK-BPMI, Setwapres)

Advertisement

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...