Connect with us

Cek Fakta

Cek Fakta atau Hoaks: [SALAH] “Bangunkan saudara2mu #RakyatTahuKalianCurang” – TurnBackHoax

Published

on

SUMBER membagikan video yang tidak terkait dengan pemilu, Presiden BEM Universitas Trisakti menjelaskan bahwa kegiatan di video tersebut adalah bagian dari ‘Malam Gelora’ untuk mendoakan korban Tragedi Trisakti. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.

======

KATEGORI

Konten yang Salah.

======

Advertisement

SUMBER

http://bit.ly/2LHicjc, akun “Dr_Taufan” (twitter.com/DrTaufan1), sudah dibagikan 4,171 per tangkapan layar dibuat.

(Versi arsip, tautan asli di https://twitter.com/DrTaufan1/status/1127172801066983424 per post ini disusun sudah tidak bisa diakses karena akun berubah menjadi “protected”. Arsip dibuat ketika akun masih terbuka).

======

NARASI

Advertisement

(1) “Mahasiswa trisakti dan jayabaya sudah mulai jalan?? td malam..tdk diliput oleh tv

Alhamdulillah adinda sdh bangun dari tidur syantik.
Bangunkan saudara2mu.

#RakyatTahuKalianCurang”.

(2) Narasi di cuitan lanjutan: “Ayo adinda mahasiswa.. bergeraknya jgn hanya disekitar grogol.

Bergerak ke
DPR
BAWASLU
KPU
Komnas HAM

Advertisement

#KedaulatanMilikRakyat”.

======

PENJELASAN

(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten yang Salah

Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah”.

Advertisement
  • SUMBER membagikan video kegiatan “Malam Gelora” oleh Mahasiswa Universitas Trisakti.
  • SUMBER menambahkan narasi untuk membangun premis pelintiran yang tidak sesuai dengan konteks video yang sesungguhnya.

——

(2) Beberapa artikel yang berkaitan:

  • detikNews: “Presiden BEM Universitas Trisakti, Dinno Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan mahasiswa di video tersebut adalah bagian dari ‘Malam Gelora’. Kegiatan itu bertujuan untuk mendoakan korban Tragedi Trisakti.

“Malam Gelora sendiri itu kegiatannya kita berkumpul mendoakan di tempat abang-abang kita yang sampai saat ini belum menerima keadilan dari pemerintah. Dan juga di situ harapan bahwa pemerintah memiliki fokus dan juga keseriusan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kata Dinno di Universitas Trisakti, Tomang, Jakarta Barat, Minggu (12/5/2019).”

Selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.

  • detikNews: “Viral Video ‘Mahasiswa Trisakti Bergerak’, Ini Fakta di Baliknya”.

Selengkapnya di (2) bagian REFERENSI.

——

(3) Salah satu sumber lain yang ikut menyebarkan:

  • http://bit.ly/2VrP9ji, “Mustofa Nahrawardaya” (twitter.com/AkunTofa): “BIARKAN TV gak meliput, kitalah yang wajib membantu menyebarkannya.
    https://twitter.com/DrTaufan1/status/1127172801066983424″.

======

REFERENSI

Advertisement

(1) http://bit.ly/2JEbRlR detikNews: “2019/05/12 20:31:23 WIB

Round-Up

Trisakti Tepis Isu Politis ‘Malam Gelora’

Farih Maulana Sidik – detikNews

(foto)
Foto: Universitas Trisakti (Farih Maulana/detikcom)
Jakarta – Peringatan 21 tahun Tragedi Trisakti diwarnai isu miring di media sosial. Video acara ‘malam gelora’ diseret jadi politis, Trisakti pun langsung menepis.

Advertisement

Awalnya, di media sosial beredar video mahasiswa Trisakti berkumpul malam-malam dan menyatakan sumpah ‘berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan’. Beberapa video di Youtube menuliskan keterangan ‘Mahasiswa Trisakti Bergerak’. Salah satu yang mengunggah video itu adalah akun Twitter @putrabanten80.

“Aksi Mahasiswa Indonesia Di Kampus Univ.Trisakti Tadi malam (10.5.2019) Kami Mahasiswa Indonesia Berbahasa Satu: “BAHASA TANPA KEBOHONGAN” Sudah Saatnya Kalian Bergerak Serentak Wahai Generasi Muda Penerus Bangsa,” tulis akun @putrabanten80.

Fakta di balik video itu akhirnya terungkap. Kegiatan mahasiswa itu tidak terkait politik.

Presiden BEM Universitas Trisakti, Dinno Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan mahasiswa di video tersebut adalah bagian dari ‘Malam Gelora’. Kegiatan itu bertujuan untuk mendoakan korban Tragedi Trisakti.

“Malam Gelora sendiri itu kegiatannya kita berkumpul mendoakan di tempat abang-abang kita yang sampai saat ini belum menerima keadilan dari pemerintah. Dan juga di situ harapan bahwa pemerintah memiliki fokus dan juga keseriusan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kata Dinno di Universitas Trisakti, Tomang, Jakarta Barat, Minggu (12/5/2019).

Advertisement

(foto)
Foto: Peringatan tragedi Trisakti (Farih/detikcom)

Ia menegaskan ‘Malam Gelora’ merupakan rangkaian peringatan tragedi Trisakti 12 Mei 1998. Dinno menyebut aksi itu digelar tiap tahun dan tidak ada unsur politis.

“Jika itu ada isu miring tentang kegiatan ini diklaim oleh pihak-pihak tertentu, itu adalah oknum. Karena murni ini pergerakan secara alamiah dilakukan, setiap tahun kita lakukan,” jelasnya.

“Ini memang kegiatan Trisakti, tidak ada unsur politis dan itu resmi legalitas dari kampus. Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian di sekitar Jakarta Barat,” tegas Dinno.

Hal senada disampaikan pejabat sementara (Pjs) rektor Universitas Trisakti, Ali Ghufron Mukti. Dia mengatakan ‘Malam Gelora’ merupakan cara mahasiswa Universitas Trisakti senantiasa mengingat perjuangan reformasi.

Advertisement

“Kita istilahnya apalagi di situasi kebatinan yang seperti sekarang ini lebih baik hati-hati, tetapi bahwa prinsip perjuangan nilai-nilai reformasi untuk tidak kita tenggelamkan. Tetapi terus bisa berkobar,” kata Ali.

(foto)
Aktivis 98 Peringati Tragedi 12 Mei di Tanah Kusir / Foto: Grandyos Zafna

21 Tahun berlalu, Tragedi Trisakti Masih Misteri

Universitas Trisakti sendiri menggelar peringatan Tragedi 12 Mei 1998. Jajaran rektorat dan para mahasiswa mengenakan pakaian serba hitam dan menabur bunga sebagai bentuk napak tilas. Gelapnya pengungkapan Tragedi Trisakti disinggung oleh pejabat sementara (Pjs) rektor Universitas Trisakti, Ali Ghufron Mukti dalam pidatonya.

“Dalam peristiwa 12 Mei 1998 itu, keempat nyawa mereka melayang akibat peluru panas yang ditembakkan. Namun sampai kini, pemerintah yang juga bertanggung jawab akibat kematian mahasiswa Trisakti belum menemukan titik terang siapa pelaku yang harus benar-benar bertanggung jawab. Walau tim investigasi sudah dibentuk, namun titik terang peristiwa 12 Mei 1998 belum menemukan jawabannya sampai kini,” ucap Ali.

Advertisement

(tsa/imk)”.

——

(2) http://bit.ly/2Jozq2X detikNews: “Minggu 12 Mei 2019, 11:13 WIB

Viral Video ‘Mahasiswa Trisakti Bergerak’, Ini Fakta di Baliknya

Farih Maulana S – detikNews

Advertisement

(foto)
Foto: Universitas Trisakti (Farih Maulana/detikcom)

Jakarta – Beredar video mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi di malam hari sebelum peringatan tragedi 12 Mei 1998. Dalam video yang beredar, para mahasiswa menyatakan sumpah ‘berbahasa satu, bahasa tanpa kebohongan’.

Massa mahasiswa Universitas Trisakti itu disebutkan berkumpul di depan kampus Univesitas Trisakti, Jakarta Barat pada Sabtu (11/5) malam. Beberapa video di Youtube menuliskan keterangan ‘Mahasiswa Trisakti Bergerak’. Salah satu yang mengunggah video itu adalah akun Twitter @putrabanten80.

“Aksi Mahasiswa Indonesia Di Kampus Univ.Trisakti Tadi malam (10.5.2019) Kami Mahasiswa Indonesia Berbahasa Satu: “BAHASA TANPA KEBOHONGAN” Sudah Saatnya Kalian Begerak Serentak Wahai Generasi Muda Penerus Bangsa,” tulis akun @putrabanten80.

Presiden BEM Universitas Trisakti, Dinno Ardiansyah, menjelaskan bahwa kegiatan mahasiswa di video tersebut adalah bagian dari ‘Malam Gelora’. Kegiatan itu bertujuan untuk mendoakan korban Tragedi Trisakti.

Advertisement

“Malam Gelora sendiri itu kegiatannya kita berkumpul mendoakan di tempat abang-abang kita yang sampai saat ini belum menerima keadilan dari pemerintah. Dan juga di situ harapan bahwa pemerintah memiliki fokus dan juga keseriusan untuk menyelesaikan permasalahan ini,” kata Dinno di Universitas Trisakti, Tomang, Jakarta Barat, Minggu (12/5/2019).

Ia menegaskan ‘Malam Gelora’ merupakan rangkaian peringatan tragedi Trisakti 12 Mei 1998. Dinno menyebut aksi itu digelar tiap tahun dan tidak ada unsur politis.

“Jika itu ada isu miring tentang kegiatan ini diklaim oleh pihak-pihak tertentu, itu adalah oknum. Karena murni ini pergerakan secara alamiah dilakukan, setiap tahun kita lakukan,” jelasnya.

“Ini memang kegiatan Trisakti, tidak ada unsur politis dan itu resmi legalitas dari kampus. Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian di sekitar Jakarta Barat,” tegas Dinno.

Hal senada disampaikan pejabat sementara (Pjs) rektor Universitas Trisakti, Ali Ghufron Mukti. Dia mengatakan ‘Malam Gelora’ merupakan cara mahasiswa Universitas Trisakti senantiasa mengingat perjuangan reformasi.

Advertisement

“Kita istilahnya apalagi di situasi kebatinan yang seperti sekarang ini lebih baik hati-hati, tetapi bahwa prinsip perjuangan nilai-nilai reformasi untuk tidak kita tenggelamkan. Tetapi terus bisa berkobar,” kata Ali.

https://twitter.com/putrabanten80/status/1127175051436969986 / http://bit.ly/2HsJ3dc: “DEWO.PB” (twitter.com/putrabanten80):

“Aksi Mahasiswa Indonesia Di Kampus Univ.Trisakti Tadi malam (10.5.2019) Kami Mahasiswa Indonesia Berbahasa Satu : “BAHASA TANPA KEBOHONGAN”

Sudah Saatnya Kalian Begerak Serentak Wahai Generasi Muda Penerus Bangsa.

5,367
6:34 PM – May 11, 2019

Advertisement

(tsa/imk)”.

======

Sumber: https://www.facebook.com/groups/fafhh/permalink/892057041126832/

http://platform.twitter.com/widgets.js

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...