Connect with us

Cek Fakta

Cek Fakta atau Hoaks: [SALAH] KPU TELAH UMUMKAN HASIL AKHIR PERHITUNGAN SUARA PILPRES

Published

on

[SALAH] KPU TELAH UMUMKAN HASIL AKHIR PERHITUNGAN SUARA PILPRES

Muncul sebuah unggahan melalui media sosial Facebook, yang di dalamnya terdapat sebuah narasi beserta foto yang menampilkan hasil perhitungan suara resmi KPU. Menurut data yang terlampir dalam foto, pasangan Capres-Cawapres nomor urut dua unggul dengan perolehan suara 53,15 persen, sedangkan pasangan Capres-Cawapres nomor urut satu memperoleh 46,85 persen suara. Namun setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, narasi yang disampaikan oleh pemilik akun bisa membangun opini bahwa perhitungan tersebut merupakan perolehan suara Pilpres 2019, yakni dengan menyatakan bahwa pendukung Jokowi telah ikhlas dengan hasil perhitungan tersebut.

Selengkapnya terdapat di penjelasan!

KATEGORI: MISLEADING CONTENT

===

Advertisement

SUMBER: MEDIA SOSIAL FACEBOOK

https://www.facebook.com/…/a.489491824781…/728205047576349/…

===

NARASI:

An Admin..

Advertisement

Meski pait tp ini lah kehendak Allah pada ahirnya
kami pendukung fanatik jokowi ihlas menerimanya..
mudahan berkah..
Kita berdamai

===

PENJELASAN: Beredar melalui media sosial Facebook sebuah unggahan yang berisi hasil perhitungan suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden versi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Menurut sumber yang telah ditemukan, informasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Relawan Tuan Guru Bajang Ri 1.

Sejak diunggah ke laman Facebook, informasi tersebut telah mendapat 2,6 ribu komentar dan lebih dari 10 ribu kali dibagikan. Jika melihat dari unggahan tersebut, si pembuat memang tidak menyebut mengenai tahun dari perolehan surat suara yang ia unggah. Namun jika diperhatikan lagi, narasi yang dibuat tentunya bisa membangun persepsi bahwa pendukung Jokowi telah ikhlas menerima kenyataan itu sebagai kehendak Tuhan. Dan menganggap bahwa foto hasil perhitungan suara Pilpres tersebut merupakan hasil dari perhitungan suara pada tahun 2019.

Melansir dari tempo.co, dari hasil penelusuran yang dilakukan diketahui bahwa informasi yang disebarkan tersebut merupakan hasil perhitungan suara Pilpres tahun 2014. Yang dimana saat itu Jokowi berpasangan dengan Jusuf Kalla dan mendapat nomor urut dua. Sementara nomor urut satu ditempati oleh Prabowo Subianto dengan Hatta Rajasa. Saat itu Jokowi-JK sebagai pasangan nomor urut dua berhasil unggul dengan perolehan suara 53,15 persen. Sementara pasangan nomor urut satu yakni Prabowo-Hatta dengan 46,85 persen suara.

Advertisement

Melansir dari situs resmi KPU yakni infopemilu.kpu.go.id, sesuai dengan jadwal yang telah diunggah dalam situs tersebut. Rekapitulasi perhitungan suara berlangsung sejak tanggal 18 April 2019 hingga 22 Mei 2019. Dan untuk penetapan calon terpilih akan dilakukan bersamaan dengan penetapan perolehan kursi legislatif.

===

KESIMPULAN: Berdasarkan dari seluruh sumber referensi, data yang ditampilkan dan diunggah oleh akun Relawan Tuan Guru Bajang Ri 1 merupakan data yang benar. Namun narasi yang dibuat oleh si pembuat unggahan bisa mengarahkan ke tafsir yang salah.

===

REFERENSI:

Advertisement

1. https://cekfakta.tempo.co/…/fakta-atau-hoaks-benarkah-kpu-t…

2. https://www.liputan6.com/…/ini-tahapan-sebelum-kpu-umumkan-…

3. http://www.tribunnews.com/…/kapan-kpu-umumkan-hasil-pilpres…

4. https://infopemilu.kpu.go.id/pileg2019

5. https://nasional.kompas.com/…/Ini.Hasil.Resmi.Rekapitulasi.…

Advertisement

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...