Connect with us

Pemerintahan

Dihadiri 15.000 orang, Sekjen Kemenkeu Berharap Publikasi IMF-World Bank Meeting Seperti Asian Games

Published

on

Suasana Workshop Publikasi International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018 , di Gedung Juanda, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (6/9) pagi. (Foto: Dinda M/Humas)

Suasana Workshop Publikasi International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018 , di Gedung Juanda, Kemenkeu, Jakarta, Kamis (6/9) pagi. (Foto: Dinda M/Humas)

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Keuangan, Hadianto, berharap publikasi penyelenggaraan International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018 yang akan digelar di Nusa Dua, Bali, 8-14 Oktober 2018, tidak kalah dengan publikasi saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games XVIII tahun 2018, 18 Agustus – 2 September lalu.

“Annual Meeting ini melibatkan 189 negara, dihadiri oleh 15.000 delegasi, dan 200 agenda pertemuan. Kita merupakan negara keempat di Asean yang menjadi tuan rumah,” kata Hadianto saat Workshop Publikasi International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018 bagi para pengelola publikasi di lingkungan Kementerian/Lembaga (K/L) dan BUMN, di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (6/9) pagi.

Untuk menggelorakan forum perhelatan akbar itu, dibutuhkan dukungan dari Kementerian/Lembaga (K/L) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk bersama-sama mendorong program outreach yang memungkinkan masyarakat aware dan memiliki sikap positif terhadap hal ini.

“Kerjasama sinergi antara pemerintah dan BUMN diharapkan dapat menciptakan dukungan masayarakat, sehingga mampu membangun persepsi positif dunia terhadap Indonesia,” ujar Hadianto seraya mengakui, jika publikasi annual meeting ini akan bersundulan dengan Asian Paragames yang akan digelar di Jakarta dan Sentul pada 6-13 Oktober mendatang.

Advertisement

Distorsi Isu

Sementara Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo, Niken Rosarita Widyastuti menambahkan, agar dapat mendukung suksesnya Indonesia sebagai tuan rumah publikasi International Monetary Fund-World Bank Group Annual Meetings 2018, Humas K/L diharapkan dapat memanage isu negatif yang mendistorsi isu yang akan dibahas dalam pertemuan ini, seperti stabilitas perekonomian global, kemiskinan, lapangan kerja, perubahan iklim Indonesia, dan sebagainya.

Selain itu, menurut Niken, Humas K/L perlu menunjukkan potensi Indonesia di bidan pariwisata, perdagangan, dan investasi.

“Pesan kunci annual meetings ini adalah Indonesia bangga menjadi bagian dari masyarakat ekonomi dunia,” sambung Niken. (SLY/DID/ES)

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...