Connect with us

Daerah

Gubernur Harapkan Kepala Daerah Bodebek Saling Bantu Ketersediaan Ruangan Pasien Covid-19

Avatar

Published

on

KOTA DEPOK- Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil meminta lima kepala daerah di wilayah Kota Bogor, Depok dan Bekasi serta Kabupaten Bekasi dan Bogor (Bodebek) untuk kompak dan solid membantu satu sama lain demi menunjang ketersediaan fasilitas perawatan bagi pasien Covid-19.

“Saat ini, ketersediaan ruang ruang perawatan dan isolasi pasien positif Covid-19 di rumah sakit rujukan wilayah Bodebek, khususnya Kota Depok, menurun seiring bertambahnya kasus terkonfirmasi positif,” ucapnya.

Menurut Gubernur, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 khususnya di Kota Depok lebih darurat pada ketersediaan ICU dan HCU (High Care Unit) sebagai ruang perawatan pasien Covid-19 bergejala (kriteria) berat.

“Untuk mengantisipasi soal ketersediaan tempat tidur isolasi Covid-19,  bisa dengan mengubah fungsi gedung lain menjadi Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Covid-19,” kata Gubernur, saat meninjau Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok, Selasa (15/09/20). 

Gubernur mengimbau kepada warga Depok untuk disiplin mengikuti arahan pemerintah dengan status Kota Depok yang masih Risiko Tinggi atau Zona Merah.

“Saya mengapresiasi tingkat kesembuhan di Kota Depok sebesar 69% yang berada di atas rata-rata provinsi yakni 53%. “Kita tingkatkan lagi angka kesembuhannya. Mudah-mudahan dalam 14 hari ke depan dengan kekompakan Bodebek, maka kasus Covid-19 bisa kita tekan. Agar Kota Depok punya status yang lebih baik dari Zona Merah hari ini,” ujarnya.

Perlu diketahui, RSUD Kota Depok merupakan satu dari sembilan rumah sakit rujukan Covid-19 di Depok. Sedangkan berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Jabar hingga 14 September 2020, dari 320 rumah sakit rujukan COVID-19 se-Jabar, keterisian tempat tidur berjumlah 2.034 dari total ketersediaan 4.274 tempat tidur.

Sementara itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pihaknya tengah merenovasi Ruang Kenanga, salah satu ruangan khusus untuk isolasi mandiri Covid-19, dalam 14 hari ke depan.

“Ruang isolasi (di) lantai 7 dan 8 di RSUD Depok ini nanti akan kita tambah ruangannya dan membutuhkan tenaga kesehatan tambahan,” tuturnya.(Parno)

               

http://platform.twitter.com/widgets.js(function(d, s, id) {
var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0];
if (d.getElementById(id)) return;
js = d.createElement(s); js.id = id;
js.src = “http://connect.facebook.net/en_US/sdk.js#xfbml=1&version=v2.5&appId=199167570421543”;
fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);
}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

(red/kp)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *