Connect with us

Internasional

Iran Makin Mesra dengan Arab Saudi, Iraq Peringati 20 Tahun Invasi AS

Published

on

Kabarpolitik.com – Selama tujuh tahun bersitegang, hubungan Iran-Arab Saudi kini semakin mesra. Raja Salman bahkan mengundang Presiden Iran Ebrahim Raisi untuk berkunjung. Undangan itu seolah ingin menunjukkan kepada dunia bahwa rekonsiliasi telah berhasil.

’’Dalam surat kepada Presiden Raisi, raja Arab Saudi menyambut kesepakatan dua negara dan mengundangnya ke Riyadh. Presiden Raisi menyambut undangan tersebut,’’ cuit Mohammad Jamshidi, wakil kepala staf kepresidenan untuk urusan politik, seperti dikutip Agence France-Presse.

Memang, Saudi belum mengonfirmasi kebenaran undangan itu. Pun belum ada kejelasan kapan Raisi bakal berkunjung ke Riyadh. Yang jelas, Saudi akan membuka lagi kantor kedutaan besar dan misi luar negeri mereka di Iran. Begitu pula sebaliknya. Pembukaan akan dilakukan dalam dua bulan ke depan.

Sebelumnya, Riyadh putus hubungan dengan Teheran sejak Januari 2016. Ketika itu massa menyerbu kedutaan besar Saudi di Iran. Penyebabnya adalah eksekusi mati ulama Syiah Nimr al-Nimr. Beberapa negara teluk akhirnya mengikuti jejak Saudi dan memutus hubungan dengan Iran. Namun, baru-baru ini, Uni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait sudah memperbaiki hubungan dengan Iran.

Pemerintah Iran juga memulihkan hubungan dengan Iraq. Minggu (19/3), dua negara itu menandatangani kesepakatan untuk memperketat area perbatasan. Area utama yang akan dijaga adalah perbatasan dengan wilayah Kurdi, Iraq. Teheran menyebut para pembangkang Kurdi yang bersenjata menimbulkan ancaman bagi keamanan mereka.

Advertisement

’’Di bawah kesepakatan keamanan yang ditandatangani itu, Iraq berjanji tidak akan mengizinkan kelompok bersenjata untuk menggunakan teritorial mereka di wilayah Kurdi guna melancarkan serangan yang menyeberang perbatasan Iran,’’ ujar pejabat keamanan Iraq yang menghadiri penandatanganan tersebut.

Sementara itu, kini Iran memiliki pengaruh yang cukup besar di Iraq. Tepatnya setelah invasi Amerika Serikat (AS) ke Iraq. Kemarin tepat 20 tahun peringatan invasi AS ke Iraq yang berhasil menggulingkan pemerintahan Saddam Hussein. Presiden AS kala itu, George W. Bush, menuding ada senjata pemusnah massal di Iraq. Namun, hingga perang usai, senjata itu tidak pernah ditemukan.

Kini, setelah pasukan AS yang didukung Inggris mundur dan Saddam Hussein digulingkan, situasi di Iraq tidak lebih baik. Situasi memang mulai kembali normal. Namun, luka sisa perang dan kehancuran negara tersebut belum sepenuhnya pulih.

’’Kami mengingat rasa sakit dan penderitaan rakyat pada tahun-tahun yang didominasi oleh perang yang tidak masuk akal dan sabotase sistematis,’’ ucap PM Iraq Mohammed Shia al-Sudani.

rn
(jp)rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...