Connect with us

Politik

Pilkada Kepri, Beras Bansos Bergambar Gubernur Ansar Ahmad Tuai Kritikan

Published

on

Pembagian bantuan sosial (bansos) oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Kabupaten Karimun, menuai kritikan.rn rnPasalnya, bagi-bagi bansos di 14 kecamatan se Kabupaten Karimun dilaksanakan di tengah perhelatan Pilkada 2024.rn rnPraktisi Hukum Adrison, S.H menganggap, tindakan yang dilakukan oleh Ansar Ahmad itu melanggar etika dalam berpolitik.rn rn“Di satu sisi, beliau sudah mendaftar sebagai Calon Gubernur ke KPU Kepri pada Pilkada tahun 2024 mendatang. Artinya status beliau ini calon peserta. Di saat seperti ini, harusnya beliau mengedepankan etika dalam berpolitik, dan lebih bijak terkait pemberian bansos ini,” tegas Adrison, Jum’at (06/09/2024).rn rnAdrison menilai, harusnya bansos yang bersumber dari APBD Provinsi Kepri tersebut dibagikan sebelum masa pendaftaran. Sehingga tidak menimbulkan sentimen di tengah masyarakat.rn rnSenada dengan Adrison, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Karimun Sulfanow Putra juga turut mengkritisi pembagian bansos beras jelang Pilkada yang menurutnya syarat akan politisasi.rn rn“Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK) menyarankan agar pembagian bansos disetop menjelang Pilkada untuk menghindari politisasi. Tapi sepertinya saran dari KPK itu tidak diindahkan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad,” katanya.rn rnIa menambahkan, apalagi di salah satu bansos berbentuk beras yang dibagikan, hanya memuat photo Gubernur Kepri tanpa didampingi Wakil Gubernur Marlin Agustina.rn rn“Photo Wakil Gubernurnya kenapa tidak ditampilkan? Inikan jadi tanda tanya besar,” lanjutnya.rn rnPolemik bantuan sosial jelang Pilkada ini juga mendapatkan atensi khusus dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri.rn rn“Terkait bansos, Bawaslu Kepri sudah mengirimkan surat pencegahan ke Pemprov Kepri. Dalam surat tersebut, kami menyampaikan apa-apa saja yang dilarang oleh Undang-undang dalam hal pendistribusian bansos oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Petahana,” ungkap Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kepri Rosnawati.rn rnIa melanjutkan, Bawaslu Kepri Juga sudah mengimbau untuk tidak menggunakan kewenangan, program maupun kegiatan yang dapat menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon sesuai dengan ketentuan dalam UU 10 tahun 2016 pasal 71 ayat (3) dan (5).rn rn“Dalam pendistribusian bansos tidak boleh dijadikan ajang untuk melaksanakan kampanye terselubung. Karena berpotensi melanggar ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...