Connect with us

Pemerintahan

Presiden Jokowi Ajak Seluruh Pihak Semai Kerukunan dan Persaudaraan

Published

on

Presiden saat bersilaturahmi dengan para tokoh ulama dan santri di Ponpes Amanatul Ummah di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (6/9). (Foto: BPMI)

Presiden saat bersilaturahmi dengan para tokoh ulama dan santri di Ponpes Amanatul Ummah di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (6/9). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sekali lagi mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menyemai dan menjaga kerukunan di tengah perbedaan yang ada. Kodrat bangsa Indonesia, menurut Presiden, memang terlahir di atas keragaman budaya, adat, dan bahasa.

“Harus kita sadari bahwa kita ini hidup di masyarakat yang majemuk, berbeda suku, agama, tradisi, dan adat. Jangan lupakan itu,” kata Presiden saat bersilaturahmi dengan para tokoh ulama dan santri di Pondok Pesantren Amanatul Ummah di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (6/9).

Kepala Negara mengatakan bahwa Indonesia memiliki keberagaman dan kemajemukan yang tidak dimiliki negara-negara lain di dunia ini. Dengan 263 juta penduduk, lanjut Presiden, Indonesia dianugerahi dengan 714 suku dan lebih dari 1.100 bahasa daerah yang tersebar di 17 ribu pulau.

“Kita dianugerahi oleh Allah perbedaan-perbedaan. Berbeda suku, agama, tradisi, adat, bahasa, berbeda semua. Ini anugerah yang diberikan Allah kepada kita bangsa Indonesia,” ucapnya.

Advertisement

Lebih lanjut, Presiden mengajak para santri dan ulama untuk berperan menyebarkan sikap khusnul tafahum (berprasangka baik) kepada masyarakat.

“Jangan kita ini gampang curiga, berprasangka tidak baik, apalagi pas ada pemilihan bupati, wali kota, bupati, gubernur, dan presiden. Tidak boleh kepada saudara-saudara kita apalagi sesama muslim. Harus kita jaga ukhuwah islamiah dan wathaniah kita,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengajak seluruh pihak untuk tetap optimistis dalam situasi apapun.

Ia bahkan memberikan contoh dari pencapaian para atlet nasional dalam Asian Games 2018 yang melebihi ekspektasi siapapun. Hal itu tak mungkin diraih bila kita merasa pesimistis terlebih dahulu.

“Seperti kita ketahui, kalau kita optimistis bangsa ini (menjadi) bangsa besar. Kemarin di Asian Games ranking berapa? Ranking 4! Sebelumnya ranking 17,” tandasnya.

Advertisement

Di akhir sambutannya, Presiden pun memberikan kuis berhadiah sepeda. Pertanyaan pertama tentang tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games dapat dijawab dengan baik oleh Abdi.

“Sepak bola, sepak takraw, bulu tangkis, loncat indah, berenang, pencak silat, tenis meja,” ucap Abdi.

Setelah Abdi, giliran Sukma Wahyu yang mendapatkan kesempatan menjawab kuis dari Presiden. Ia pun dapat menjawab dengan tepat jumlah medali emas yang didapat kontingen Indonesia pada Asian Games 2018.

“Tiga puluh satu emas,” kata Sukma.

Pertanyaan terakhir dari Presiden adalah untuk menyebutkan tujuh provinsi yang ada di tanah air. Jota, seorang guru dari Pondok Pesantren Amanatul Ummah tersebut dapat menjawab dengan benar.

Advertisement

“Aceh, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, NTB, Papua Barat,” kata Jota.

Turut hadir mendampingi Presiden, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah KH Asep Saefudin Chalim, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, dan Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa.(BPMI/EN)

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...