Connect with us

Nasional

Rilis Survey KONSEPINDO: Jokowi- Ma’aruf Amin 55 Persen, Prabowo-Sandi 33,2 Persen

Published

on

Jakarta – Lembaga Survei Konsep Indonesia (Konsepindo Research & Consulting) merilis hasil survei nasional terbaru terkait Pemilihan Presiden 2019, di Hotel Milenium Jakarta, Rabu (13/03/2019).

Direktur Konsep Indonesia Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman mengatakan, survei dilakukan pada tanggal 17-24 Februari 2019 dengan melibatkan 1200 responden seluruh Indonesia. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling, dengan margin of eror kurang lebih 2,9 persen.

“Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 1200 responden dengan margin of error sebesar ± 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95%,” kata Veri saat presentasi, (13/03/2019).

Untuk peluang keterpilihan kandidat 35 hari menjelang pemungutan suara April mendatang, sebut Veri, survei ini memperlihatkan, sejauh ini pasangan capres nomor urut 01 merupakan pasangan paling berpeluang dibanding pesaingnya kandidat nomor urut 02.

Hasil survey ini menunjukan jika pemilihan presiden dilaksanakan hari ini maka secara spontan 55 persen responden menyatakan akan memilih pasangan capres nomor urut 01 pasangan Joko Widodo – Ma’arif Amin. Sementara 33,2 persen menyatakan memilih pasangan capres nomor urut 02 pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno dan sisanya 11,8 persen belum memutuskan.

Advertisement

“Melihat selisih yang ada dan menimbang sisa waktu yang tinggal 35 hari lagi, bisa diprediksi pilpres ini akan dimenangkan pasangan Jokowi – Ma’aruf Amin. Ini tentu jika tidak ada kejadian yang luar biasa”, ungkap Veri Muhlis Arifuzzaman.

Veri juga menjelaskan ada banyak faktor yang membuat pasangan capres nomor urut 01 dianggap lebih berpeluang untuk memenangkan kontestasi lima tahunan ini. Faktor utamanya adalah capres Jokowi yang merupakan petahana dengan persepsi positif dari masyarakat atas kinerja Jokowi sebagai presiden. Responden mengaku puas dengan kinerja Jokowi sebanyak 69,6 persen, sebaliknya yang mengaku tidak puas hanya diangka 26 persen. Selain itu ada 73,4 persen responden menilai selama Jokowi menjadi presiden, Indonesia mengalami kemajuan yang penting.

“Poin penting temuan survei kita adalah Jokowi – Ma’aruf dinilai lebih mampu membawa Indonesia kearah yang lebih maju dan mampu menyelesaikan persoalan ekonomi dibanding rivalnya. Padahal Prabowo – Sandi lebih banyak mengeksploitasi isu ekonomi dalam kampanyenya”, tambahnya.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...