Connect with us

Internasional

Sidang Pembunuhan Abby Choi, Dakwaan Dibacakan, Para Terdakwa Diam

Published

on

Kabarpolitik.com – Proses hukum kasus pembunuhan model Abby Choi Tin-fung telah dimulai. Pada Senin (27/2), dakwaan untuk empat pelaku dibacakan di Pengadilan Kota Kowloon, wilayah otonomi khusus Hongkong, Tiongkok. Para terdakwa sama sekali tidak tampak menunjukkan reaksi apa pun saat panitera membacakan dakwaan.

Tiga terdakwa utama adalah mantan suami Abby, Alex Kwong, 28; mantan ayah mertua Kwong Kau, 65; dan mantan kakak ipar Anthony Kwong Kong-kit, 31. Mereka dijerat dengan pasal pembunuhan. Mantan ibu mertuanya, Jenny Li Sui-heung, 63, didakwa menghalangi penyelidikan. Dia diduga menghilangkan bukti yang mengarah kepadanya selama penyelidikan polisi pada 23 Februari.

Pengadilan memutuskan bahwa tiga terdakwa utama tersebut tidak bisa mengajukan bebas dengan jaminan. Jenny Li sempat mengajukan pembebasan sementara. Namun, upaya itu ditolak karena jaksa berkeberatan. Semua terdakwa itu baru bisa mengajukan jaminan jika proses hukum sudah sampai di pengadilan tinggi.

Brian Lai Tak-ki, jaksa penuntut senior, dalam persidangan itu meminta penundaan 10 minggu untuk penyelidikan lebih lanjut. Salah satunya, pemeriksaan forensik terhadap bukti yang disita dari flat tiga lantai, tempat Abby dimutilasi di Lung Mei, Tai Po. Selain itu, pemeriksaan catatan percakapan seluler para terdakwa. Brian mengungkapkan bahwa terdakwa Alex juga dicari pengadilan distrik. Sebab, Alex terlibat kasus pencurian pada 2015.

Peony Wong Nga-yan, hakim utama, pun menjadwalkan sidang berikutnya pada 8 Mei mendatang. Agendanya adalah dengar pendapat. Hakim juga memerintahkan agar Alex dihadirkan ke pengadilan distrik pada Rabu (28/2). Hal itu sangat mungkin terkait dengan menyelesaikan kasus pencuriannya.

Advertisement

Dalam sidang pertama terungkap, Anthony Kwong yang bekerja sebagai sopir Abby tinggal bersama ayahnya di flat subsidi pemerintah di Tsuen Wan. Kwong Kau adalah seorang pensiunan. Lalu, Alex seorang penganggur yang tinggal bersama ibunya, Jenny Li, di sebuah flat kelas atas di West Kowloon Barat.

Abby Choi semasa masih hidup. (The Standard)

Dalam pembunuhan sadis ini, Alex hampir saja berhasil lolos. Dia ditangkap di dermaga pembangunan Tung Chung, Pulau Lantau, saat akan melarikan diri dengan menaiki perahu. Saat itu dia membawa uang tunai dan beberapa jam tangan mewah senilai sekitar Rp 8 miliar.

’’Ada beberapa indikasi yang menunjukkan bahwa terdakwa (Alex, Red) sedang menyiapkan penerbangannya dari Hongkong,’’ ujar jaksa penuntut sebagaimana yang dikutip South China Morning Post.

Menurut beberapa media lokal, pembunuhan terjadi karena keluarga Alex tidak senang dengan rencana Abby menjual properti mewah di Kadoorie Hill, Ho Man Tin, tempat mereka dulu tinggal. Yakni, ketika Abby dan Alex masih berstatus suami istri. Abby yang membeli properti tersebut, tetapi didaftarkan atas nama mantan ayah mertuanya, Kwong Kau.

Suasana persidangan kemarin penuh dengan para jurnalis dan orang yang ingin melihat para pelaku pembunuhan sadis tersebut. Puluhan orang terpaksa menunggu di luar ruangan karena ditolak masuk ke ruang sidang. Kasus pembunuhan model dua anak itu memang menyita perhatian publik. Salah satunya dilakukan dengan sadistis.

rn
(jp)rn

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...