Connect with us

Pemerintahan

Susuri Sungai Cheongyecheon, Presiden Jokowi: Kalau Sungai Ciliwung Bisa Seperti Ini Wow…

Published

on

Presiden Jokowi menyaksikan kebersihan Sungai Cheonggyecheon saat jalan pagi di Seoul, Korsel, Selasa (11/9) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Jokowi menyaksikan kebersihan Sungai Cheonggyecheon saat jalan pagi di Seoul, Korsel, Selasa (11/9) pagi. (Foto: Rahmat/Humas)

Presiden Joko Widodo  (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan sejumlah menteri Kabinet Kerja mengawali kegiatan pada hari ketiga kunjungannya ke Seoul, Korea Selatan, Selasa (11/9) pagi, dengan melakukan jalan kaki menyusuri Sungai Cheonggyecheon.

Mengenakan kaos putih dibalut dengan jaket merah, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana disambut Walikota Seoul Park Won-soon untuk kemudian bersama-sama menikmati jalan pagi di tepi sungai yang bersih itu.

“Sungai Cheonggyecheon sebuah inspirasi yang sangat bagus, kalau di Jalarta ada Ciliwung bisa jadi bersih seperti ini, wow, dan itu bisa,” kata Presiden Jokowi mengomentari kondisi Sungai Cheonggyecheon, yang di sisi kanan kirinya memang tampak indah, bersih, dan nyaman untuk dilalui pejalan kaki.

Presiden Jokowi meyakini, sungai-sungai di Jakarta kalau mau dikerjakan sebagaimana Sungai Cheonggyecheon pasti bisa. Ia mengingatkan, sungai tersebut dibangun selama 2 tahun 3 bulan saat zaman Gubernur Lee Yon Park, yang lantas bisa menjadi Presiden karena membuat sungai tersebut menjadi bersih.

Advertisement

Soal kerjasama penanganan sungai, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa Jakarta sendiri, sudah menjadi sister city dengan Seoul.

Mengenai statusnya sebagai warga kehormatan Korea Selatan, Presiden Jokowi mengatakan, dirinya kalau minta apa saja diberi. Namun ia hanya minta, bagaimana resep membangun Sungai Cheonggyecheon itu.

Siap Bantu

Sementara Walikota Seoul Park Woon-soon mengakui, sudah terjalin kerjasama dalam bentuk sister city antara Jakarta dan Seoul. Park siap membantu apapun yang diperlukan Presiden Jokowi selaku warga kehormatan Seoul.

“Jadi kalau bapak Presiden selaku warga kehormatan datang ke Seoul semua fasilitas gratis buat bapak,” kata Park seraya menambahkan, yang gratis adalah fasilitas umumnya.

Advertisement

Tampak mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menlu Retno Marsudi, Seskab Pramono Anung, Menteri PANRB Syafruddin, Kepala BEKRAF Triawan Munaf, dan Dubes RI untuk Korsel Umar Hadi.

(DNS/RAH/ES)

 

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...