Politik
Tindak Lanjuti Aspirasi Guru Honorer, Dasco: DPR dan Pemerintah Siapkan Revisi UU untuk Selesaikan Persoalan Guru Honorer
Published
4 minggu agoon
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan DPR tidak hanya mendengar aspirasi masyarakat terkait nasib guru honorer, tetapi juga menindaklanjutinya melalui langkah konkret berupa revisi undang-undang bersama pemerintah.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima perwakilan mahasiswa yang menyampaikan aspirasi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Menurut Dasco, aspirasi yang disampaikan mahasiswa sejalan dengan perhatian DPR terhadap berbagai persoalan pendidikan nasional, termasuk masih kurangnya jumlah guru dan belum meratanya distribusi tenaga pendidik di berbagai daerah.
“DPR bersama pemerintah sepakat melakukan revisi undang-undang agar pengangkatan guru dapat dilakukan oleh pemerintah pusat. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pemenuhan kebutuhan guru sekaligus menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi tenaga pendidik,” ujarnya.
Dasco menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan upaya untuk menata kebutuhan guru secara nasional sehingga distribusi tenaga pendidik dapat lebih merata dan kebutuhan di setiap daerah bisa terpenuhi dengan lebih baik.
Ia berharap ke depan tidak lagi muncul persoalan status kepegawaian guru yang berkepanjangan. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, pemerintah dinilai akan memiliki keleluasaan untuk menempatkan guru sesuai kebutuhan di berbagai wilayah.
“Tujuannya agar pemerataan guru bisa tercapai dan pelayanan pendidikan kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.
Sebelumnya, perwakilan mahasiswa meminta pemerintah segera menghadirkan solusi yang mampu mengakhiri persoalan guru honorer. Mereka juga mendorong peningkatan kesejahteraan guru, khususnya guru honorer di sekolah swasta, serta perbaikan sistem pengembangan kompetensi dan sertifikasi tenaga pendidik.
Menanggapi hal tersebut, Dasco memastikan aspirasi masyarakat akan menjadi bahan dalam penyusunan kebijakan dan pembahasan regulasi bersama pemerintah.
Menurutnya, revisi undang-undang yang tengah disiapkan diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi kekurangan guru, pemerataan tenaga pendidik, serta peningkatan kesejahteraan guru di Indonesia.
You may like
Menhan Bekali Capaja TNI-Polri 2026, Tekankan Semangat Generasi 45 dan Integritas
Menhan RI Hadiri Alumni Launch Ceremony dan The SAF Day Reception
Rina Saadah Dorong Pemerintah Perkuat Mitigasi Hadapi Ancaman El Nino
DP Penyelenggaraan Haji 2027 Rp4 T, Mahdalena Pastikan Layanan Jemaah Lebih Baik
Purbaya Sebut Anggaran Pendidikan Tak Sampai 20 Persen, Lalu Hadrian Irfani: Pemerintah Harus Laksanakan Amanat Konstitusi
Pusrehabkeshan Kemhan Buka Rehabilitasi Terpadu Return To Duty Angkatan 51 Gelombang II Tahun 2026
Menhan Sjafrie Terima Kunjungan Menhan Singapura
Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia Minta Kementerian UMKM Perkuat Akses Pelaku UMKM Ke Perbankan
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Menhan Sjafrie Hadiri Buka Puasa Bersama Kuasa Usaha Ad Interim AS untuk Indonesia, Perkuat Kemitraan Pertahanan

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

