Connect with us

Cek Fakta

Turn Back Hoax: [SALAH] Gangguan jiwa karena kecanduan main game

Published

on

Sri Pudjiawati selaku perawat Wawan menyatakan bahwa Wawan sakit bukan dikarenakan oleh game online, melainkan dikarenakan penyakit Skizofrenia. Wawan kena skizofrenia karena kedua orang tuanya meninggal. Dia jadi punya tingkat kecemasan yang tinggi, makanya tangannya seperti itu. Di video liputan DAAI TV yang beredar tersebutpun tertulis “diduga mengalami gangguan kejiwaan akibat kecanduan game”, jadi baru sebatas dugaan bukan vonis.

Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI

=============================================
Kategori : DISINFORMASI / Konten yang Salah
=============================================

Akun facebook Abu Rahil (fb.com/abu.danzubair) menunggah sebuah video yang disertai narasi sebagai berikut :

“Gangguan jiwa karena kecanduan main game…game membuat fokus otak terpecah”

Advertisement

Video yang diunggah oleh akun ini diduga berasal dari akun instagram @makassar_iinfo ( instagram.com/makassar_iinfo/ ) yang diunggah pada tanggal 15 Juli 2019. Video ini menampilkan liputan dari DAAI Tv.

Sumber :
1. web[dot]archive[dot]org/web/20190720163842/https://www.facebook.com/story.php?story_fbid=2391217517601509&id=100001398533362 – Sudah dibagikan 89567 kali saat tangkapan layar diambil.

2. https://www.instagram.com/p/Bz7FbRantyW/

=============================================

PENJELASAN

Pengidap gangguan jiwa Iwan Setiawan alias Wawan viral di media sosial karena mengalami gangguan jiwa yang disebut-sebut akibat kecanduan game. Namun hal ini dibantah oleh pekerja sosial masyarakat (PSM) Gerak Cepat Bersama, yang pernah merawat Wawan pada 2016.

Advertisement

Perawat Wawan dari PSM Gerak Cepat Bersama, Sri Pujiawati, mengatakan Wawan memang mengalami skizofrenia, tetapi bukan karena kecanduan game.

“Dia kena skizofrenia karena kedua orang tuanya meninggal. Dia jadi punya tingkat kecemasan yang tinggi, makanya tangannya seperti itu. Dia nggak kecanduan game,” kata Sri, Jumat (19/7/2019).

Sri menyebut mendampingi Wawan sejak 2016. Sepengetahuannya, gangguan jiwa yang dialami Wawan bukan karena main game.

“Sebenarnya Iwan (Wawan) bukan sakit karena game online. Saya dampingi Iwan dari 2016,” imbuh Sri.

Ia menambahkan, Wawan diamankan dari Tasikmalaya belasan tahun lalu. Wawan juga sempat beberapa kali dibawa ke RS Cisarua.

Advertisement

“Kalau IS tangannya begitu karena rasa cemas yang tinggi, permasalahan yang enggak pernah dikeluarkan. Jari tangannya enggak mau diam bukan berarti karena enggak bisa main handphone,” timpal Ketua LSM Gerak Cepat Bersama, Farian dalam sambungan telepon yang sama.

Pihak keluarga angkat bicara soal Iwan Setiawan alias Wawan (32), pria dengan gangguan jiwa yang viral karena disebut kecanduan game. Keluarga menyebut jemari Wawan mulai bergerak seperti orang sedang main game sejak 5 tahun lalu.

“Lama juga itu, kira-kira 5 tahun dari mulai ‘sakit’, tangannya sudah mulai begitu,” kata Encu, paman Wawan saat berbincang dengan detikcom, Jumat (19/7/2019).

Encu menepis bahwa Wawan mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan game. Wawan memang pernah bermain game, tetapi masih dalam batas kewajaran.

“Kalau Iwan sih kecanduan game, nggak. Dulu sih nggak, nggak suka main game. Kemungkinan kalau di kampung sebelum ada HP, ada PS. Pernah main PS cuma gak lama,” terang Encu.

Advertisement

Encu menceritakan, sebelum mengalami gangguan jiwa, Wawan sempat bekerja di sebuah konveksi di Bandung. Wawan mulai mengalami gangguan jiwa sejak 15 tahun lalu.Pihak keluarga angkat bicara soal Iwan Setiawan alias Wawan (32), pria dengan gangguan jiwa yang viral karena disebut kecanduan game. Keluarga menyebut jemari Wawan mulai bergerak seperti orang sedang main game sejak 5 tahun lalu.

“Lama juga itu, kira-kira 5 tahun dari mulai ‘sakit’, tangannya sudah mulai begitu,” kata Encu, paman Wawan saat berbincang dengan detikcom, Jumat (19/7/2019).

Encu menepis bahwa Wawan mengalami gangguan jiwa akibat kecanduan game. Wawan memang pernah bermain game, tetapi masih dalam batas kewajaran.

“Kalau Iwan sih kecanduan game, nggak. Dulu sih nggak, nggak suka main game. Kemungkinan kalau di kampung sebelum ada HP, ada PS. Pernah main PS cuma gak lama,” terang Encu.

Encu menceritakan, sebelum mengalami gangguan jiwa, Wawan sempat bekerja di sebuah konveksi di Bandung. Wawan mulai mengalami gangguan jiwa sejak 15 tahun lalu.

Advertisement

Selama wawancara via telepon, Kompas.com berulang kali memastikan pada Sri dan Farian bahwa Wawan mengidap skizofrenia bukan akibat kecanduan gim online. Keduanya selalu menjawab “bukan”.

“Iya (tangannya sudah begitu sejak dulu). Saya kan selalu konsultasikan sama psikiater dan dampingi ke RS, kenapa tangannya tak bisa lepas. Dilihat dari psikologi, kejiwaan, rupanya Iwan menghadapi kecemasan yang berlebihan. Ada rasa takut, kecemasan, menarik diri. Termasuk, ketika ada orang asing dia enggak mau interaksi,” jelas Sri.

Sri dan Farian menjelaskan, pihaknya sempat beberapa kali menerima pasien skizofrenia karena kecanduan game online.

Akan tetapi, gejalanya bukan mengulang-ulang tindakan yang dilakukan saat main game online seperti jari-jemari Wawan yang seperti menge-scroll layar handphone.

“Kecanduan game online jadi skizofrenia, mungkin. Saya dampingin juga kebetulan beberapa bulan lalu anak kecanduan game online dari Jogja. Baru kelas 9, dia sudah keluar sekolah karena kecanduan. Tiap hari main di komputer, marah-marah, orangtua dianggap musuh, sampai dia merusak barang yang ada di rumahnya,” jelas Farian.

Advertisement

“Dia menarik diri dari keramaian, tidak mau mandi, makan harus disuapin. Jika dia main kalah, dia marah-marah, serasa dia teh harus seperti superhero gitu,” kata dia. Farian kembali menegaskan, Wawan tidak masuk dalam kategori tersebut.

Pasalnya, ia juga pernah menerima pasien skizofrenia dengan gejala mirip Wawan yang jari tangannya tak bisa diam dan sama sekali tidak berkaitan dengan game online.

“Saraf-sarafnya terus saja bergerak karena kecemasan. Dulu saya pernah juga menemukan anak jalanan. Tangannya sama seperti itu. Saya konsultasi sama psikiater, ya begitu, ada rasa cemas. Harus ada terapi,” tutup Farian.

REFERENSI :
https://megapolitan.kompas.com/read/2019/07/18/17163931/bukan-kecanduan-game-online-ini-riwayat-wawan-game-alami-skizofrenia?page=all
https://news.detik.com/berita/d-4630834/panti-psm-bantah-wawan-game-gangguan-jiwa-karena-game
https://news.detik.com/berita/d-4630834/panti-psm-bantah-wawan-game-gangguan-jiwa-karena-game
https://kominfo.go.id/content/detail/20105/disinformasi-gangguan-jiwa-karena-kecanduan-bermain-game-online-di-smartphone/0/laporan_isu_hoaks

https://platform.instagram.com/en_US/embeds.js

Sumber: turnbackhoax.id

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga
Politik7 hari ago

Titiek Soeharto Apresiasi Capaian Stok Bulog dan Pastikan Kualitas Beras di Ambon Terjaga

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto memastikan ketersediaan dan kualitas stok beras di Provinsi Maluku dalam kondisi aman....

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Batam
Politik1 minggu ago

Andre Rosiade Dorong Penguatan Ekosistem Industri Kota Batam

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mendorong penguatan ekosistem industri di Kota Batam melalui kepastian perizinan, keandalan pasokan...

Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali Komisi XII Ingatkan Kesiapan Listrik Seiring Ekspansi Pariwisata di Bali
Politik1 minggu ago

Melchias Markus Mekeng Dorong Bali Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Ketua Komisi XII DPR RI Melchias Markus Mekeng mengingatkan PT PLN (Persero) agar mengantisipasi kebutuhan listrik Bali dalam jangka panjang...

Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam Komisi XII Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam
Politik1 minggu ago

Jalal Abdul Nasir Dorong Percepatan Pemanfaatan Gas Natuna untuk Batam

Komisi XII DPR RI mendorong percepatan commissioning tahap kedua pipa gas West Natuna Transportation System (WNTS)-Pemping agar pemanfaatan gas Natuna...

Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU untuk Percepat Transisi Energi
Politik1 minggu ago

Percepat Transisi Energi, Beniyanto Dorong Perluasan SPKLU

Anggota Komisi XII DPR RI Beniyanto mendorong PT PLN (Persero) memperluas pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga ke...

Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat Anis Byarwati Soroti Tingginya Pencabutan Izin BPR dan BPRS di Jawa Barat
Politik1 minggu ago

Anis Byarwati Soroti 48 BPR dan BPRS di Jawa Barat Dicabut Izin Usahanya

Anggota Komisi XI DPR RI Anis Byarwati menyoroti tingginya jumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS)...

Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah Wahyu Sanjaya Tekankan Literasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah
Politik1 minggu ago

Wahyu Sanjaya Tekankan PentingnyaLiterasi Penjaminan Simpanan bagi Nasabah

Anggota Komisi XI DPR RI Wahyu Sanjaya menekankan pentingnya peningkatan literasi masyarakat mengenai ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan...

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah untuk Dukung Kendaraan Listrik
Politik1 minggu ago

Beniyanto Minta PLN Perluas SPKLU hingga Daerah

PT PLN (Persero) perlu memperluas pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) hingga ke daerah-daerah kecil. Pemerataan infrastruktur pengisian daya...

Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel Marinus Gea Pertanyakan Akurasi Data TKA di Sumsel
Politik1 minggu ago

Marinus Gea Pertanyakan Kesesuaian Data TKA di Sumsel

Anggota Komisi XIII DPR RI Marinus Gea mempertanyakan kesesuaian data tenaga kerja asing (TKA) dengan kondisi di lapangan di tengah...

Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau Komisi VI DPR Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau
Politik1 minggu ago

Nurdin Halid Dorong Integrasi Pelabuhan untuk Tekan Disparitas Harga di Kepulauan Riau

Komisi VI DPR RI mendorong integrasi pelabuhan, transportasi, pergudangan, dan pusat distribusi untuk menekan biaya logistik serta disparitas harga barang...