Connect with us

Pemerintahan

Wapres Harapkan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Bangun Pusat Peradaban di Purwokerto

Published

on

Jakarta, Kabarpolitik.com – Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin menerima Ketua Umum PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Faisol Nasar bin Madi beserta jajarannya, di Kediaman Resmi Wapres, Jl. Diponegoro No. 2, Jakarta, Senin (08/01/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Wapres mengapresiasi Ormas Islam yang didirikan sejak 1914 ini, atas kontribusi nyatanya membangun bangsa, khususnya di bidang Pendidikan.

“Saya apresiasi Al-Irsyad Al-Islamiyyah ini di bidang pendidikan sangat menonjol, saya kira kunci membangun SDM itu pendidikan, memang kualitas pendidikan harus terus ditingkatkan dan didorong,” ujarnya.

Lebih lanjut, Wapres mengungkapkan bahwa dengan adanya pusat-pusat pendidikan yang dikembangkan di suatu daerah, diharapkan dapat melahirkan pusat peradaban yang menjadi ciri khas organisasi penggagasnya.

“Saya menganggap pusat pendidikan sebagai pusat peradaban. Seperti Islamic Civilization Center di Tashkent, Uzbekistan. Kita sebenarnya punya daerah yang berpotensi demikian, misalnya Al-Irsyad jadikan Purwokerto sebagai pusat peradaban ala Al-Irsyad,” tuturnya.

Advertisement

Wapres pun mengisahkan, pada zaman dahulu pusat peradaban dibangun dalam bentuk kesultanan atau kerajaan yang di dalamnya juga terdapat pemberdayaan ekonomi demi kemaslahatan umat. Menurutnya, saat ini harus dibangun pusat peradaban seperti itu dalam bentuk pusat pendidikan.

“Para pendahulu kita membangun pusat peradaban dalam bentuk kesultanan, seperti, Kerajaan Inderapura menjadi Pusat Islam di Sumatera Barat. Sekarang kita tidak mungkin membuat kerajaan, tapi pusat pendidikan dan pengembangan peradaban serta pemberdayaan ekonomi,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga memaparkan pentingnya gerakan-gerakan bersama Ormas Islam dalam upaya meningkatkan kemaslahatan umat.

“Gerakan-gerakan yang sifatnya kebersamaan, sekarang di bawah MUI. Ada gerakan masing- masing organisasi dan ada yang harus bersama. Ketika itu dibangun secara bersama, maka akan menggegerkan (membangkitkan masyarakat) ,” harap Wapres.

Ia pun mencontohkan, ekonomi syariah yang dulu menjadi arus baru ekonomi di Indonesia, karena terus menerus dan secara masif digaungkan bersamaan, saat ini telah mengakar di kehidupan sehari-hari masyarakat.

Advertisement

“Halal itu sudah menjadi sebuah sistem, sudah menjadi industri. Sekarang sudah muncul di berbagai daerah Kawasan Halal, Aman, dan Sehat (KHAS), artinya kita mengedukasi masyarakat akan industri halal, di samping bisnis-bisnis syariah,” paparnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PP Al-Irsyad Al-Islamiyyah Faisol Nasar menyampaikan bahwa organisasi yang ia pimpin saat ini merupakan Ormas Islam yang tetap pada pijakan-pijakan prinsip keilmuan, modernisasi, dan ukhuwah Islamiyah serta jauh dari politik praktis.

“Dalam berbangsa bernegara ini kita tidak terlibat jauh dalam politik praktis. Tetapi kita harapkan kepada segenap keluarga Al-Irsyad Al-Islamiyyah untuk aktif dalam pemilu, sesuai hati masing-masing,” tuturnya.

Sebagai informasi, Jam’iyat al-Islah wal Irsyad al-Islamiyyah berdiri pada 6 September 1914 yang mengacu pada pendirian Madrasah Al-Irsyad Al-Islamiyyah yang pertama, di Jakarta. Pada 11 Agustus 1915 pemerintah Kolonial Belanda mengeluarkan pengakuan hukumnya. Tokoh sentral pendirian Al-Irsyad adalah Al-’Alamah Syeikh Ahmad Surkati Al-Anshori, seorang ulama besar Mekkah yang berasal dari Sudan.

Al-Irsyad merupakan perhimpunan yang berakidah Islamiyyah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, di bidang pendidikan, pengajaran, serta sosial dan dakwah bertingkat nasional. Al-Irsyad aktif turun langsung ke masyarakat, antara lain melalui Lembaga Amil Zakatnya memberi bantuan pada korban Gempa Cianjur dan Lombok, kemudian melalui PB Wanitanya, Al-Irsyad aktif memberikan bimbingan di sejumlah Lembaga Pemasyarakatan, kegiatan pencegahan Stunting, dan PAUD.

Advertisement

Hadir pula dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Jenderal Halim Muhammad, Ketua Dewan Sosial Fauzi Arfan, Ketua Umum PB Pemuda Izzuddin Bahalwan, dan Ketua PB Wanita Fahimah Askar.

Sementara, Wapres didampingi Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Suprayoga Hadi serta Staf Khusus Wapres M. Nasir, Masduki Baidlowi, Masykuri Abdillah, dan Robikin Emhas. (SM/SK-BPMI, Setwapres)

rn

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik5 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik5 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik5 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik5 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik5 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik5 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik5 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik5 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik5 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik5 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...