Politik
18 Daerah Terdampak, M. Husni Minta Evakuasi Banjir Aceh Dipercepat
Published
10 bulan agoon
Anggota Komisi VIII DPR RI, M. Husni, menyoroti lambannya penanganan bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh dalam dua pekan terakhir. Ia menegaskan perlunya percepatan evakuasi serta mobilisasi sumber daya nasional untuk menangani kondisi yang dinilainya semakin darurat.
“Kami melakukan kunjungan kerja ke Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Tercatat ada sekitar 18 kabupaten/kota yang terkena dampak,” ujar Husni di sela Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI di Banda Aceh, Rabu (10/12/2025).
Menurutnya, hingga hari ke-14 pascabencana, masih banyak wilayah yang belum tertangani secara optimal. Terputusnya akses transportasi darat, khususnya di Bener Meriah dan Gayo Lues, menghambat proses evakuasi serta distribusi bantuan.
“Masih banyak lokasi yang belum terevakuasi dengan baik. Jalur transportasi darat terputus, sehingga distribusi logistik sangat terhambat,” kata politisi Fraksi Partai Gerindra itu.
Ia menambahkan, kondisi di sejumlah wilayah masih sangat memprihatinkan, mulai dari keterbatasan makanan, BBM, hingga terganggunya transportasi dan komunikasi.
Husni menekankan perlunya langkah cepat dan tegas dari pemerintah pusat, termasuk mobilisasi kekuatan besar apabila diperlukan.
“Kalau memang dibutuhkan, mobilisasi besar harus dilakukan. Kami dengar penanganan akan dipimpin oleh Kasad, dan kalau perlu ribuan personel TNI dikerahkan agar evakuasi berjalan cepat,” tegas Ketua Harian Timwas Bencana DPR RI tersebut.
Ia juga menyoroti kondisi di Aceh Tamiang dan wilayah perbatasan Sumatera Utara yang dinilainya masih kritis. Fasilitas kesehatan belum berfungsi optimal, pasokan listrik belum stabil, dan masih ada dugaan korban yang belum dievakuasi dari kendaraan yang tertimbun lumpur.
“Rumah sakit lumpuh, listrik belum stabil, dan evakuasi korban harus segera dipercepat,” ujarnya.
Selain evakuasi, Husni menilai pemulihan infrastruktur harus menjadi prioritas lanjutan. Sejumlah rumah warga dan ruas jalan utama tertutup lumpur yang mengeras hingga mencapai dua meter di beberapa titik.
Menyoroti keterbatasan dapur umum, Husni meminta pemerintah pusat meningkatkan kapasitas bantuan sosial. Menurutnya, dapur umum yang dioperasikan Kementerian Sosial masih jauh dari kebutuhan di lapangan.
“Kapasitas dapur umum saat ini sekitar 100 ribu porsi, sementara kebutuhan di lapangan bisa mencapai 800 ribu,” pungkasnya.
You may like
Wapres Bahas Akselerasi Pendidikan di Indonesia Timur Bersama RAPI
Susunan Kepengurusan PBNU Masa Khidmah 2026–2031
Gerindra Berhasil Mendorong Solusi Pembiayaan Inovatif Untuk Percepatan Pembangunan Daerah
Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah
Atas Nama Negara, Menhan Sjafrie Anugerahkan Satyalancana Dharma Samudera kepada Personel JMSDF yang Terlibat Penanganan Karhutla
BPIH 2027 Belum Final, Abdul Wachid Sebut Komponen Penerbangan Masih Jadi Kendala
Konflik Lahan Rante Balla Memanas, Habiburokhman: Komisi III DPR Akan Panggil PT Masmindo dan Pemda
Karhutla Masif, Darori Wonodipuro Dorong Penguatan Pengamanan hingga Tingkat Desa
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Abdul Wachid: Komisi VIII DPR Setujui Tambahan Anggaran BPJPH dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

