Connect with us

Nasional

3 Penyakit Ini Rentan Dialami Ibu Hamil di Trimester Pertama

Published

on

Kabarpolitik.com – Sejak trimester pertama kehamilan, ibu hamil harus menjaga kesehatannya. Bila tidak, berbagai gangguan kesehatan ini bisa menyerang.

Trimester pertama bisa jadi periode paling menantang bagi para ibu hamil. Sebab, perubahan besar mulai terjadi dalam tubuhnya, baik fisik maupun psikis. Perubahan ini tidak lain karena perkembangan sang janin dalam kandungan dan perubahan hormon dalam tubuhnya.

 

Berbagai penyakit yang perlu diwaspadai di trimester pertama

 

Advertisement

Gembira menyambut kehadiran buah hati sudah pasti dirasakan. Segala cara pun dilakukan untuk menjaga kehamilan tetap sehat, salah satunya dengan membekali diri tentang penyakit apa saja yang dapat mengganggu lancarnya kehamilan di trimester pertama.

Pasalnya, berbagai penyakit yang mungkin mengancam berikut ini tidak hanya akan berdampak pada kesehatan sang ibu, namun juga janin yang ada dalam kandungannya.

 

  1. Mual dan muntah terus-menerus

Menurut penelitian, setidaknya 70-80 persen ibu mengalami mual muntah di awal kehamilannya. Selama mual yang dialami tidak sampai mengganggu aktivitas dan pola makan dengan signifikan, ibu tidak perlu khawatir.

Hal ini merupakan proses yang normal akibat adanya perubahan hormon selama masa kehamilan, terutama di trimester pertama. Mual umumnya mulai dirasakan ketika usia kehamilan menginjak 4-6 minggu dan bertahan hingga 12 minggu.

Saat kehamilan berusia 20 minggu, keluhan mual ini akan mereda dengan sendirinya. Walau demikian, pada beberapa kasus, mual dapat berlangsung sepanjang kehamilan hingga waktu persalinan tiba.

Advertisement

Untuk mengatasinya, ibu hamil bisa mengonsumsi suplemen b6, makan lebih sering dengan porsi kecil dan mengonsumsi permen maupun makanan yang mengandung jahe atau mint.

Walau mual memang merupakan suatu proses yang normal, nyatanya jika keluhan ini terjadi secara terus-menerus, ibu hamil rentan mengalami gangguan kesehatan. Mual dan muntah yang berlebihan tersebut dapat mengganggu keseharian sang ibu hingga menghambat pola makan sehat. Kondisi ini dalam dunia medis disebut hyperemesis gravidarum.

Ibu hamil yang mengalami hyperemesis gravidarum berpotensi mengalami malnutrisi dan dehidrasi akibat kekurangan gizi dan juga cairan. Kalau sudah demikian, perkembangan janin yang jadi taruhannya. Oleh karena itu, kondisi ini harus ditangani dengan serius.

Beberapa kasus hyperemesis gravidarum bahkan memerlukan pemberian cairan tambahan lewat infus dan perawatan intensif di rumah sakit bila sudah terlalu parah.

 

Advertisement
  1. Anemia

Anemia atau kurang darah juga menjadi ancaman tersendiri bagi ibu hamil. Pada saat hamil, tubuh seorang wanita memproduksi lebih banyak darah untuk menjamin kelancaran peredaran darah ke janin.

Perubahan ini sebenarnya diperlukan. Akan tetapi, penambahan volume darah ini juga berpotensi menyebabkan anemia dengan gejala tubuh mudah lemas, sesak napas dan wajah terlihat pucat.

Untuk menghindari terjadinya anemia ini, ibu hamil harus menjaga pola makan tetap sehat. Perbanyak asupan makanan yang mengandung zat besi seperti daging, ayam, ikan, kacang-kacangan dan sereal yang sudah difortifikasi dengan zat besi. Suplemen zat besi juga dapat menjadi pilihan bilamana diperlukan.

 

  1. Konstipasi

Sekitar 70 persen ibu hamil mengalami gangguan pencernaan ini. Salah satu penyebabnya juga karena perubahan hormon pada kehamilan yang menyebabkan pergerakan usus menjadi lebih lambat.

Kondisi ini sebenarnya baik untuk memberi waktu nutrisi dari makanan terserap lebih optimal. Hanya saja, semakin lama makanan berada di dalam usus, semakin tinggi pula potensi terjadinya konstipasi.

Untuk mencegah keluhan ini mengganggu kenyamanan trimester awal kehamilan, pastikan ibu hamil mengonsumsi serat dalam jumlah cukup, banyak minum air putih dan tetap aktif bergerak sepanjang hari.

Advertisement

Tiga gangguan kesehatan di atas umum dialami ibu hamil pada trimester pertama kehamilan. Selama masih dalam batas normal dan tidak mengganggu keseharian, tidak ada yang perlu dirisaukan. (klikdokter/JPNN)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...