Connect with us

Nasional

Dicecar 50 Pertanyaan, Ahmad Dhani Berkelit Soal Ucapan Idiot

Published

on

Kabarpolitik.com, SURABAYA – Penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur akhirnya selesai memeriksa musisi Ahmad Dhani Prasetyo atas kasus dugaan pencemaran nama baik, Kamis malam (25/10). Pada pemeriksaan itu, Ahmad Dhani dicecar 50 pertanyaan.

Tidak tampak raut wajah lelah pada Ahmad Dhani. Dia melenggang keluar dengan santai dari ruang penyidik. Hanya saja, suami Mulan Jameela itu mengaku lapar usai dicecar puluhan pertanyaan oleh penyidik. “Iya, lapar. Makanya mau makan ini,” ucapnya kepada wartawan.

Ditanya soal proses pemeriksaannya, Ahmad Dhani mengatakan jika banyak pertanyaan yang diulang-ulang oleh penyidik. Salah satunya, pertanyaan mengenai, siapa yang disebut idiot. “Saya bilang, ya orang-orang yang di dalam ini. Maksudnya, orang-orang yang menghalangi saya keluar dari hotel itu ya yang di dalam hotel. Bukan yang di luar hotel,” beber Ahmad Dhani.

Dia mengaku siap dengan hasil terburuk. Dia menganggap orang-orang di luar hotel itulah yang justru melakukan tindak persekusi.

Ahmad Dhani kembali menegaskan bahwa dirinya sudah melaporkan oknum tersebut ke Bareskrim. “Jadi, bukan menggugat balik. Itu lain perkara,” tambahnya.

Advertisement

Sementara itu, Kuasa Hukum Ahmad Dhani Aldwin Rahardian Megantara mengatakan, proses pemeriksaan itu belum final. Pihaknya masih menunggu persetujuan pengajuan para saksi ahli dari penyidik.

“Waktunya akan diagendakan. Penyidik yang akan mengatur supaya waktunya pas dan fleksibel. Bisa seminggu atau dua minggu kemudian, penyidik akan meminta keterangan dari saksi ahli kami,” kata Aldwin.

Saksi ahli tersebut tidak hanya akan meringankan kasus yang menimpa Ahmad Dhani. Namun juga akan menguji apakah kasus Ahmad Dhani itu masuk ranah pidana atau tidak. “Banyak yang harus di-challenge. Tapi kami optimis bahwa kasus ini tidak masuk dalam ranah pidana. Sebab tidak ada subyek yang disebut mas Dhani sendiri,” tegasnya.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombespol Frans Barung Mangera menerangkan, penyidik akan memberikan ruang bagi Ahmad Dhani untuk mendatangkan saksi ahli. Polisi akan menggelar perkara khusus sesuai dengan Peraturan Kapolri yang berlaku.

“Nanti akan saya tanyakan kepada penyidik apakah akan diberikan wewenang itu atau tidak. Tapi, belum dirapatkan (oleh penyidik) karena, (permohonan menghadirkan saksi ahli) itu baru permintaan,” terang Barung. (HDR/JPC)

Advertisement

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...