Nasional
Diduga Gejala Stroke, Eks Anggota DPRD Jeneponto Meninggal di Lapas Makassar
Kabarpolitik.com, MAKASSAR – Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Makassar kembali ada yang meninggal dunia. Adalah Burhanuddin. Kabarnya, mantan anggota DPRD Jeneponto itu meninggal karena gejala stroke.
Kepala Lapas Kelas 1A Makassar Budi Sarwono membenarkan kabar tersebut. “Iya benar. Pas bangun tidur dia terpeleset di kamar mandi, rupanya gejala stroke,” kata Budi dalam keterangan resminya di Makassar, Sabtu (3/11).
Awalnya, Burhanuddin ditemukan petugas tergeletak di kamar mandi. Petugas langsung membawanya ke klinik lapas pukul 01.00 WITA. Saat ini, pihak Lapas Makassar telah mengantar korban ke rumah duka untuk disemayamkan.
“Meninggalnya tadi pagi pas mau salat subuh. Tidak dibawa ke rumah sakit karena tensinya normal. Di Lapas juga kan ada klinik, ada dokter. Di situ, dia juga sudah ditemani istri dan anaknya,” ucap Budi.
Burhanuddin adalah terpidana kasus korupsi dana aspirasi fiktif Jeneponto pada 2012. Dana aspirasi dianggarkan Rp 16 miliar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto untuk pembangunan infrastruktur di 35 daerah pemilihan anggota dewan. Laporan dibuat seolah-olah pekerjaan telah dilaksanakan sesuai kontrak.
Namun dalam perjalanannya, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) menemukan bahwa laporan pertanggungjawaban terdapat ketidaksesuaian fisik proyek dengan kondisi di lapangan. Beberapa proyek juga diduga tak sesuai spesifikasi yang tertuang dalam kontrak.
Sejumlah legislator diduga ikut mengerjakan proyek itu. April 2017, Burhanuddin terbukti bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Makassar. Ia divonis empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta.(rul/JPC)
rn
source


