Connect with us

Nasional

Sudah 92 Kantung Jenazah Korban Lion Air JT 610 Masuk RS Polri

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Hingga pukul 22:00 WIB hari Sabtu (3/11), sudah ada 92 kantung jenazah korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang masuk ke Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Jakarta Timur.

Berdasarkan pantauan di Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Raden Said Sukanto, angka tersebut didapatkan usai datang 19 kantung jenazah sejak sore hari hingga pukul 20:25 WIB.

Kantung-kantung tersebut tiba di RS Polri sekitar pukul 16:00 WIB, datang dua jenazah dengan dua unit mobil ambulans; pada pukul 18:00 WIB tiba satu kantung jenazah dengan satu ambulans; pada pukul 20:15 WIB datang enam ambulans yang mengangkut sembilan kantung jenazah dan pada 20:25 WIB datang tiga ambulans berisi tujuh kantung jenazah.

Kantung-kantung jenazah tersebut, menambah jumlah kantung jenazah hasil evakuasi dari lokasi kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 di Pantai Tanjungpakis, Karawang, Jawa Barat yang masuk ke RS Polri Raden Said Sukanto hingga Jumat (2/11) sebanyak 73 kantung jenazah.

Dengan tambahan tersebut, total RS Polri telah menerima 92 kantung jenazah dan 14 kantung properti korban.

Advertisement

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Polri Raden Said Sukanto, Edy Purnomo, mengatakan untuk hari Sabtu ini, direncanakan secara total akan masuk sebanyak 105 kantung jenazah yang masuk ke RS Polri. Adapun 13 kantung lainnya masih dalam perjalanan.

“Untuk hari ini ada 105 kantung jenazah yang masuk. Di mana semua yang masuk hari ini akan langsung dilakukan registrasi, pelabelan dan pencarian data primer,” kata Edy.

Selanjutnya, kata Edy, kantung-kantung jenazah yang hingga saat ini berisi bagian tubuh dengan berbagai ukuran, akan dilakukan pemeriksaan lebih dalam pada keesokan hari.

“Sampai terakhir, merupakan bagian tubuh yang masuk ke RS Polri, besok baru akan dilakukan pemeriksaan lebih dalam dengan menguji sampel DNA,” ujar Edy.

Hingga Sabtu ini, telah ada tujuh jenazah korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi yakni atas nama Jannatun Cintya Dewi, Candra Kirana, Monni, Hizkia Jorry Saroinsong, Endang Sri Bagusnita, Wahyu Susilo dan Fauzan Azima.

Advertisement

Pesawat nahas Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkal Pinang itu sendiri, mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10), setelah sebelumnya hilang kontak selama tiga jam sejak pukul 06:33 WIB.

Pesawat nahas Lion Air JT 610 itu sendiri, dikabarkan membawa 180 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi dengan dua Pilot dan enam awak pesawat. (Ant)

rn
source

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...