Nasional
Prabowo Dipolisikan Lantaran ‘Tampang Boyolali’, Begini Komentar Anak Buah Mega
Kabarpolitik.com, JAKARTA – Elite Koalisi Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mengaku kecewa dengan ucapan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, karena dianggap menyinggung warga Boyolali tidak bisa masuk hotel lantaran bukan orang kaya.
Menurut Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, calon pemimpin itu harus membuat sesuatu hal yang positif kepada masyarakat. Sebab apapun yang terucap dari seorang pemimpin itu harus sesuatu yang positif.
“Sesuatu yang membangun rasa percaya diri rakyat, menggelorakan kebanggan sebagai warga Indonesia,” ujar Hasto saat dikonfirmasi, Senin (5/11).
Sehingga Hasto menilai, seharusnya pria berjuluk 08 ini lebih bisa menghargai masyarakat Indonesia. Jangan tiba-tiba dalam pidato politiknya malah merendahkan masyarakat Boyolali.
“Jadi bukan malah kemudian merendahkannya,” tegasnya.
Wakil Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin ini juga menuturkan, wajar apabila ada reaksi dari masyarakat Boyolali yang kecewa terhadap Prabowo Subianto. Karena memang seharunya tidak melakukan penghinaan seperti itu.
“Kita juga melihat ekspresi masyarakat Boyolali pun menyampaikan keberatan,” pungkasnya.
Sebelumnya diketahui, Prabowo Subianto memberikan pidato yang diduga menghina masyarakat Boyolali saat pemeresmian posko dirinya dan Sandiaga Uno beberapa waktu lalu. Belakangan pidato ini viral karena menyebut warga Boyolali tidak mampu masuk hotel berbintang, karena memiliki tampang bukan orang kaya.
Karena pidato tersebut, saat ini, Prabowo Subianto juga telah dilaporkan seorang warga Boyolali bernama Dakun, 47, ke SPKT Polda Metro Jaya. (gwn/JPC)
rn
source


