Nasional
RS di Surabaya Kewalahan, Pasien Covid-19 Antre Masuk
Kabarpolitik.com, SURABAYA — Pasien Covid-19 yang terus mengalir membuat Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) kewalahan. Tingkat keterisian tempat tidur nyaris 100 persen. Kamis (17/6), dari 410 bed yang disiapkan, sudah 382 yang terisi. Artinya, tersisa 28 bed. Ketika pukul 6 malam ada 35 pasien baru yang akan masuk, tak bisa tertampung semuanya. Sebagian dicarikan tempat yang kosong atau diminta menunggu di puskesmas asal.
Hal itu dilakukan karena sampai saat ini belum ada penambahan fasilitas serta tenaga medis. ”Mau nggak mau pasien baru bisa masuk kalau ada pasien yang keluar,” kata Ketua Pelaksana Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 RSLI Radian Jadid tadi malam.
Pasien di RSLI masih didominasi klaster Madura, yaitu 226 pasien. Dari jumlah tersebut, 86 persen pasien memiliki CT value di bawah 25. Dari tiga pasien yang teridentifikasi terpapar virus varian Delta, seorang pasien dirujuk ke RSUD Bojonegoro karena merupakan warga asli kota tersebut. Kondisi mereka terus membaik.
Selain klaster Madura, Jadid menjelaskan, beberapa hari terakhir jumlah pasien umum juga naik. Jumlahnya mencapai 94 pasien. Kebanyakan pasien berasal dari klaster keluarga asal Surabaya. Para orang tua dan anak terkonfirmasi dalam waktu yang bersamaan.
”Memang sih jumlahnya (klaster keluarga, Red) masih di bawah klaster Madura. Tapi, grafik kenaikannya cukup tinggi,” ucap dia. Yang sebelumnya hanya dua atau empat keluarga, dengan jumlah anggota dua hingga empat orang, kini naik sekitar 60 persen.rn(Fajar)rn


