Nasional
Kemenkes Izinkan Dokter Magang Tangani Covid-19 melalui PIDI
Kabarpolitik.com, SURABAYA — Rekrutmen relawan kesehatan di Kota Surabaya sangat urgen. Kebutuhan sangat mendesak di tengah berkurangnya tenaga kesehatan (nakes). Banyak nakes yang menjalani isolasi mandiri (isoman) karena terpapar virus SARS-CoV-2.
Dalam rapat koordinasi lanjutan secara virtual, Wakil Wali Kota Surabaya Armudji menyampaikan kondisi itu. Hadir dalam rapat tersebut, Kepala Pusat Perencanaan dan Pendayagunaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Irmansyah SpKJ (K).
’’Kebutuhan nakes sangat mendesak,’’ kata Armudji, Kamis (22/7). Dia menyampaikan, pemkot ingin merekrut dokter yang baru lulus untuk membantu penanganan Covid-19. Persisnya, mereka yang lulus pada periode Juli–Agustus nanti.
Cak Ji –sapaannya– berharap keterlibatan mereka dalam menangani pasien Covid-19 bisa menjadi momen internship alias magang sebelum menjadi dokter penuh. ’’Mungkin mereka bisa internship selama enam bulan. Ini dilakukan agar dokter-dokter muda punya semangat ikut berjuang menangani Covid-19,’’ ujar Cak Ji.
Pihaknya berharap rekrutmen bisa dilakukan dalam waktu dekat. ’’Jika perlu, Kemenkes bisa mengeluarkan semacam diskresi. Karena ini situasi darurat,’’ paparnya.
Pemkot membutuhkan puluhan hingga ratusan tambahan tenaga medis. Mereka akan ditempatkan di sejumlah fasilitas layanan kesehatan (fasyankes). Di antaranya, RSUD dr M. Soewandhi, RSUD Bhakti Dharma Husada (BDH), RSAL dr Ramelan, RS TK III Brawijaya, dan RS Marinir Ewa Pangalila.rn(Fajar)rn


