Nasional
Bongkar Bisnis PCR, Legislator Demokrat: Rakyat Sulit Malah Ambil Untung
Kabarpolitik.com, JAKARTA– Anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Herman Khaeron mengungkap dugaan adanya bisnis tes Polymerase Chain Reaction (PCR).
Terlebih sudah tiga kali pemerintah mengeluarkan kebijakan penurunan harga PCR. Dan semuanya diikuti oleh mereka yang menyediakan layanan PCR.
“Ada apa dibalik bisnis PCR? Awal covid 19, PCR & Rapid Test sangat mahal, PCR diatas Rp 1,5 jt/test, Pemerintah memberi batasan Rp. 900rb/test, bisa. Saat ini pemerintah minta hargnya dibawah 500rb/test, juga bisa,” kata Herman dikutip Kabarpolitik.com di akun Twitternya, Kamis (19/8/2021).
Anggota Komisi VI DPR RI itu menyebutkan bisnis tes PCR sangat memilukan di tengah pandemi Covid-19 saat ini.
“Sungguh terlalu, situasi rakyat sulit menjadi ajang ambil untung,” sebutnya.
Sebelumnya, harga PCR di Indonesia dikritik karena jauh lebih mahal dibandingkan dengan negara lain, seperti India. Pemerintah lantas menurunkan harga PCR.
Namun, keputusan itu tak menghentikan kritik yang dilayangkan kepada pemerintah. Banyak pihak yang mengusulkan agar tes PCR untuk mendeteksi Covid-19 digratiskan.(msn/fajar)
rn(Fajar)rn


