Connect with us

Nasional

Ini Cerita D’Masiv Duet dengan Almarhum Chrisye

Published

on

Kabarpolitik.com, JAKARTA – Grup band D’MASIV merilis singel terbaru berjudul Selamat Jalan Kekasih yang dipopulerkan oleh almarhum Chrisye. D’MASIV berharap bisa mengobati kerinduan para penggemar yang sudah lama ingin mendengar kembali nyanyian Chrisye.

Menariknya, D’MASIV mengaransemen ulang lagu itu dengan memadukan suara Rian D’MASIV dan Chrisye yang sebelumnya sudah direkam terlebih dahulu. Uniknya, rekaman lagu tersebut berbeda dengan lagu Selamat Jalan Kekasih versi lama karena dalam kolaborasi duet kali ini, suara rekaman Chrisye nadanya diturunkan setengah, sementara Rian yang bersuara rendah harus naik satu tingkat lebih tinggi.

“PR nya adalah ternyata chord yang kita bikin beda sama om Chrisye. Jadi, suara Rian lebih rendah. Akhirnya, kita ketemu ditengah-tengah. Suara om Chrisye diturunin setengah, Rian naik 1. Berkat teknologi, alhamdulillah jadi keliatan rekaman bareng karena suaranya kan turun kan. Karena kalau zaman dulu orang-orang kan taunya tinggi,” kata gitaris D’MASIV, Dwiki Aditya saat berkunjung ke kantor Jawa Pos, Jakarta, belum lama ini.

D’MASIV pun merasa beruntung bisa membawakan lagu dari sosok legenda Chrisye. Selain karena menggemari karya-karya beliau, berada di label yang sama (Musica) juga memberi kemudahan bagi mereka untuk bisa membawakan Selamat Jalan Kekasih kembali dengan versi terbaru.

“Banyak lagu legend yang ingin kita bawain tapi belum tentu kita bisa bawain. Karena kan belum kita izin sama label, pencipta lagunya, itu pun belum tentu boleh. Pas ini prosesnya juga cukup panjang. Berawal dari nengokin om Yockie dan om Erros Djarot,” sambung Rian.

Advertisement

Bahkan, Rian mengatakan bahwa perizinan menyanyikan lagu Selamat Jalan Kekasih ini memakan waktu cukup lama. Proses lagu dari awal perizinan hingga rampung video klip kira-kira memakan waktu 4 bulan lamanya.

“Waktu itu om Yockie udah terbaring di RS juga, sama istrinya juga, kita izin di situ. PR kita tinggal om Erros Djarot, dan approach dari bu Acin berhasil selama 4 jam ketemu pendekatan personal jadi buat kita spesial sih bisa bawain lagu ini. Soal hit atau nggak kita serahin sama pasar,” ungkap Rian.

Lagu Selamat Jalan Kekasih dirilis di platform digital berbarengan dengan singel kedua D’MASIV berjudul Ingin Lekas Memelukmu Lagi pada 24 Agustus lalu. Sementara video klip Selamat Jalan Kekasih telah rampung dan hanya menunggu waktu untuk dirilis dalam waktu dekat ini. (yln/JPC)

rn
source

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...