Connect with us

Politik

Melly Goeslaw Gelar FGD Bahas Perlindungan Hukum Hak Cipta di Era Digital

Published

on

Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Gerindra, Melly Goeslaw, menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema “Perlindungan Hukum Hak Cipta dalam Tata Kelola Digitalisasi”. FGD ini merupakan kelanjutan dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) sebelumnya bersama Badan Legislasi DPR RI periode 2024-2029, serta tindak lanjut inisiatif Melly Goeslaw terkait perlunya pembaharuan regulasi hak cipta seiring pesatnya perkembangan teknologi digital.

Acara ini menghadirkan berbagai pakar hukum, pencipta konten digital, pembuat kebijakan, serta perwakilan dari industri yang terdampak oleh transformasi digital. Selain itu, sejumlah musisi dan pencipta lagu, termasuk Dhani Ahmad, Desy Ratnasari, Marcel Siahaan, Badai Kerispatih, HIVI, Endah, Arsy Widianto, Candra Darusman, dan Adi Kla Project, juga hadir untuk membahas tantangan dan peluang dalam melindungi hak cipta di era digital.

Sebagai inisiator, Melly Goeslaw menjelaskan bahwa Indonesia membutuhkan regulasi yang lebih responsif terhadap kemajuan digital, terutama dalam hal perlindungan hak cipta.

“Dengan pesatnya perkembangan platform digital, industri kreatif menghadapi banyak risiko, seperti pelanggaran hak cipta, pembajakan, dan penyebaran konten tanpa izin. Kita membutuhkan solusi konkret untuk mengatasi masalah ini,” kata Melly di Kompleks Parlemen, Senin (18/11/2024).

Melly, yang juga seorang musisi, menegaskan bahwa perlindungan hak cipta dalam platform digital sangat penting untuk mencegah pelanggaran dan memastikan para pencipta mendapatkan haknya secara adil. Menurutnya, ada tiga strategi utama untuk meningkatkan kepatuhan terhadap hak cipta:

Advertisement
  1. Reformasi Kebijakan: Memperbarui undang-undang hak cipta untuk mencakup ranah digital dan memperkuat mekanisme penegakan hukum.
  2. Peningkatan Kesadaran Publik: Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menghormati hak kekayaan intelektual.
  3. Kolaborasi Industri: Mendorong kerjasama antara pemerintah, perusahaan teknologi, dan pencipta untuk menetapkan protokol perlindungan hak cipta bersama.

“Melalui FGD ini, kami berharap dapat merumuskan solusi yang tepat untuk menjaga keseimbangan antara hak cipta dan kebebasan berkreasi dalam dunia digital,” tutup Melly.

Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik6 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik6 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik6 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik6 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik6 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik6 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik6 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik6 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik6 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik6 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...