Connect with us

Politik

Himmatul Aliyah Soroti Rekonstruksi Anggaran Kemendikti Saintek: Bansos Tak Boleh Dikutik, Menteri Harus Hati-Hati

Published

on

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, menyoroti rekonstruksi anggaran yang disampaikan oleh Kemendikti Saintek terkait instruksi presiden (inpres) mengenai efisiensi. Ia mengingatkan bahwa bantuan sosial (bansos) tidak boleh mengalami pengurangan atau efisiensi.

“Tadi disampaikan pagu awal sekian, kemudian efisiensi sekian, berharap bisa dinolkan atau dikembalikan ke semula. Ini harusnya sudah disampaikan sebelumnya, jangan sampai terkesan menyesal seperti ini,” kata Himmatul dalam rapat Komisi X bersama mitranya di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (12/2/2025).

Himmatul juga menekankan bahwa jangan sampai Menteri Pertahanan Prabowo Subianto digiring ke perumpamaan yang negatif. Ia menyebutkan bahwa kementerian terkait seharusnya memahami undang-undang yang ada.

“Karena bagaimanapun, instruksi itu sudah jelas bahwa bansos tidak boleh ada pengurangan atau pemotongan. Selain itu, ketika melakukan penyusunan anggaran, apakah sudah mematuhi undang-undang? Ini kan seolah-olah Pak Prabowo jadi digiring untuk melanggar UU,” ucapnya.

Ia juga melihat bahwa langkah tersebut bisa mencemarkan nama baik Presiden, mengingat alokasi efisiensi juga menyasar program yang berdampak langsung pada masyarakat. Himmatul meminta agar para menteri lebih berhati-hati dalam mengambil langkah terkait anggaran.

Advertisement

“Padahal instruksi Pak Prabowo sudah jelas. Jadi sepertinya nama baik presiden ikut tercemar. Sebagai ketua umum partai Gerindra, saya merasa ini tidak tepat,” ujar Himmatul.

“Jadi mohon, para menteri hati-hati dalam menyusun atau merekonstruksi anggaran ini. Jangan sampai nanti malah tidak sinkron dengan kebijakan Pak Presiden,” sambungnya.

Himmatul juga mengungkapkan keheranannya terkait dengan demo yang mempermasalahkan tunjangan kinerja (tukin) dosen hingga sampai ke istana, yang menurutnya bisa mengganggu jalannya pemerintahan.

“Mohon dari kementerian yang terkait, khususnya Kemendikti Saintek, untuk memberikan kejelasan soal anggaran tukin. Alhamdulillah katanya sudah ada lampu hijau,” tuturnya.

“Seperti apa Rp 2,5 triliun ini akan dianggarkan untuk tukin? Yang penting, rakyat harus diberikan penjelasan, termasuk soal sertifikat dosen. Banyak dosen yang menunggu, tapi belum bisa diselesaikan oleh Kemendikti,” imbuhnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Di Forum Parlemen Dunia, Irine Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global Di Forum Parlemen Dunia, Irine Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global
Politik2 jam ago

Di Forum Parlemen Dunia, Irine Yusiana Roba Putri Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mendorong penguatan keamanan maritim untuk menghadapi...

Yanuar Arif Wibowo: Biaya Visum dan Perawatan Korban TPKS Ditanggung Negara Yanuar Arif Wibowo: Biaya Visum dan Perawatan Korban TPKS Ditanggung Negara
Politik3 jam ago

Yanuar Arif Wibowo: Biaya Visum dan Perawatan Korban TPKS Ditanggung Negara

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mempercepat kerja sama dengan Kementerian...

BAKN Dorong Penguatan Bulog sebagai Penyangga Pangan Nasional BAKN Dorong Penguatan Bulog sebagai Penyangga Pangan Nasional
Politik3 jam ago

BAKN DPR RI Dorong Penguatan Bulog sebagai Penyangga Pangan Nasional

Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI mendorong penguatan Perum Bulog sebagai penyangga pangan nasional untuk menjaga ketersediaan dan pemerataan...

Bambang Patijaya Dukung Moratorium Smelter Nikel Setengah Jadi Bambang Patijaya Dukung Moratorium Smelter Nikel Setengah Jadi
Politik4 jam ago

Bambang Patijaya Dukung Wacana Moratorium Smelter Nikel Setengah Jadi

Anggota Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya mendukung wacana moratorium pembangunan smelter nikel yang menghasilkan produk setengah jadi. Menurutnya, kapasitas...

Persoalan Pembayaran Putusan Pengadilan Masuk Ranah Norma, Bukan Konstitusional Persoalan Pembayaran Putusan Pengadilan Masuk Ranah Norma, Bukan Konstitusional
Politik4 jam ago

DPR RI: Persoalan Pembayaran Putusan Pengadilan Masuk Ranah Norma, Bukan Konstitusional

DPR RI menilai persoalan pembayaran kewajiban yang timbul berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, merupakan persoalan implementasi norma,...

Meitri Citra Wardani Dorong RUU Perubahan Iklim Perkuat Keadilan Iklim dan Tata Kelola Berbasis Sains Meitri Citra Wardani Dorong RUU Perubahan Iklim Perkuat Keadilan Iklim dan Tata Kelola Berbasis Sains
Politik4 jam ago

Meitri Citra Wardani Dorong RUU Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan Perkuat Keadilan Iklim dan Tata Kelola Berbasis Sains

Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani mendorong agar pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengendalian Perubahan Iklim Berkeadilan mampu...

Puan: Bicara Tatanan Global yang Manusiawi dan Demokrasi Berdayakan Rakyat Puan: Bicara Tatanan Global yang Manusiawi dan Demokrasi Berdayakan Rakyat
Politik4 jam ago

Puan Maharani: Bicara Tatanan Global yang Manusiawi dan Demokrasi Berdayakan Rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania. Saat berbicara di forum parlemen...

Ketentuan KUHAP Pengembalian Berkas Perkara dan Praperadilan Tak Bertentangan dengan Konstitusi Ketentuan KUHAP Pengembalian Berkas Perkara dan Praperadilan Tak Bertentangan dengan Konstitusi
Politik4 jam ago

Ketentuan KUHAP Pengembalian Berkas Perkara dan Praperadilan Tak Bertentangan dengan Konstitusi

DPR RI menegaskan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) terkait penyelesaian pengembalian...

Optimalkan Tata Kelola, Legislator Komisi III Soroti Badan Pengelola Aset Optimalkan Tata Kelola, Legislator Komisi III Soroti Badan Pengelola Aset
Politik4 jam ago

Optimalkan Tata Kelola, Legislator Komisi III DPR RI Soroti Badan Pengelola Aset

Tata kelola kelembagaan dalam RUU tentang Perampasan Aset Terkait Tindak Pidana, khususnya konsensus mengenai lembaga ideal untuk menjadi badan pengelola...

BAM Janji Kawal Sengketa Lahan Warga Kwini 8 dan Minta Prinsip Keadilan Ditegakkan BAM Janji Kawal Sengketa Lahan Warga Kwini 8 dan Minta Prinsip Keadilan Ditegakkan
Politik4 jam ago

BAM DPR RI Janji Kawal Sengketa Lahan Warga Kwini 8 dan Minta Prinsip Keadilan Ditegakkan

Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Forum Komunikasi Warga Kwini 8 Bersatu. Pertemuan...