Connect with us

Politik

Rokhmat Ardiyan Apresiasi Penyerapan Ribuan Tenaga Kerja Industri Migas di Batam

Published

on

Anggota Komisi XII DPR RI, Rokhmat Ardiyan, menyoroti besarnya penyerapan tenaga kerja di industri Minyak dan Gas (Migas) swasta. Secara khusus, ia menyoroti kontribusi PT Dwi Sumber Arca Waja (DSAW) yang beroperasi di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Berdasarkan data yang disampaikan PT DSAW kepada Komisi XII DPR RI, perusahaan di bidang migas tersebut telah menyerap sebanyak 9.265 tenaga kerja, dengan potensi penyerapan ke depan mencapai lebih dari 20.000 tenaga kerja.

“Penyerapan tenaga kerjanya cukup besar, mencapai ribuan orang. Saya juga menanyakan terkait kesejahteraan pekerja, dan secara umum sudah cukup baik,” ujar Rokhmat saat Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Migas Komisi XII DPR RI di Batam, Kepulauan Riau, Kamis (5/2/2026).

Politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut juga menyinggung pemenuhan hak-hak pekerja yang diberikan oleh PT DSAW sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan tenaga kerja.

“Kesejahteraan cukup baik. Pekerja menerima upah sesuai UMR, mendapatkan BPJS Kesehatan, serta tunjangan hari tua yang juga mendapat perhatian,” tambahnya.

Advertisement

Rokhmat menjelaskan bahwa PT DSAW telah berdiri sejak tahun 1977 dan secara resmi menjadi perusahaan pada tahun 1995. Bahkan, terdapat sejumlah tenaga kerja yang telah bergabung sejak awal berdirinya perusahaan dan telah bekerja selama lebih dari tiga dekade.

“Perusahaan ini berdiri sejak 1977 dan resmi menjadi perusahaan pada 1995. Artinya, ada karyawan yang telah bekerja hingga lebih dari 30 tahun,” jelasnya.

Ia pun memberikan apresiasi atas keberlanjutan PT DSAW yang tidak hanya mampu menyerap ribuan tenaga kerja, tetapi juga mempertahankan karyawan dalam jangka waktu yang panjang.

Menutup keterangannya, Rokhmat Ardiyanto menegaskan bahwa Komisi XII DPR RI akan terus mendukung industri migas nasional, termasuk industri migas swasta seperti PT DSAW. Dukungan tersebut didasarkan pada kontribusi nyata perusahaan terhadap perekonomian nasional, termasuk tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang mencapai hampir 70 persen.

“Keberadaan industri migas swasta sangat bermanfaat bagi bangsa dan negara, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri nasional,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Politik7 bulan ago

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri

Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...

Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan! Modus Hindari Pembayaran THR, Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Politik7 bulan ago

Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!

Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...

Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer Terkait Polemik Paspor Asing
Politik7 bulan ago

Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer

Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Politik8 bulan ago

Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...

Darori Wonodipuro Darori Wonodipuro
Politik8 bulan ago

Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional

Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...

Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Politik8 bulan ago

Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong

Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Politik8 bulan ago

Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara

Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Politik8 bulan ago

Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa

Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Politik8 bulan ago

Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara

Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Politik8 bulan ago

Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang

Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...