Politik
Rahayu Saraswati Dorong Regulasi Adaptif Era Digital dan Berpihak pada UMKM
Published
3 minggu agoon
Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Desain Industri DPR RI menekankan pentingnya pembaruan regulasi desain industri agar mampu menjawab perkembangan era digital, memperkuat perlindungan hak pelaku usaha, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Sejumlah isu substantif menjadi perhatian Pansus, antara lain sistem pendaftaran, kriteria kebaruan desain, masa tenggang atau grace period bagi periset dan pelaku usaha, penggunaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam desain, hingga pemanfaatan hak desain industri sebagai objek jaminan fidusia.
Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Pansus RUU tentang Desain Industri DPR RI bersama Pemerintah yang diwakili Kementerian Hukum RI dan Kementerian Perindustrian RI. Rapat dipimpin Ketua Pansus RUU Desain Industri, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo, di Ruang Rapat Komisi XIII, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Rahayu mengatakan perubahan regulasi tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian hukum dan perlindungan bagi pelaku industri nasional.
“Kita ini di DPR bukan dalam hal ini yang menentukan apa yang benar atau salah, karena di sini sebenarnya bukan soal moralitas, ini hanya bagaimana kita bisa hadir untuk pelaku industri. Bagaimana kita bisa memastikan adanya perlindungan untuk desain industri,” ujar Rahayu.
Srikandi Gerindra itu menjelaskan, Pansus telah menyerap masukan dari pakar, akademisi, dan pelaku industri yang kemudian dituangkan dalam Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Salah satu isu yang dibahas adalah pemberian grace period bagi periset, peneliti, perguruan tinggi, maupun pelaku market research dan uji pasar.
“Kami mengusulkan adanya grace period bagi para periset, peneliti, perguruan tinggi, maupun pihak-pihak yang melakukan market research dan tes pasar, agar mereka bisa menyesuaikan desainnya tanpa khawatir kehilangan hak kebaruannya,” jelas Rahayu.
Terkait penggunaan AI, Rahayu menegaskan bahwa teknologi tersebut diposisikan sebagai alat bantu, bukan subjek hukum. Karena itu, pendaftaran desain industri tetap harus menunjukkan adanya kontribusi signifikan dari manusia.
“Kami menegaskan bahwa AI itu bukan subjek hukum, melainkan alat bantu. Berarti harus ada kontribusi signifikan dari manusia yang dapat dibuktikan oleh siapapun yang mendaftarkan desain industrinya,” tegasnya.
Rahayu juga menyinggung pentingnya keterhubungan perlindungan desain industri dengan standar internasional melalui World Intellectual Property Organization (WIPO). Menurutnya, integrasi tersebut dapat membuka peluang perlindungan desain Indonesia di negara-negara anggota WIPO sesuai mekanisme yang berlaku.
Wakil Menteri Hukum RI Edward Omar Sharif Hiariej menyatakan Pemerintah siap mendalami dan menanggapi seluruh DIM yang disampaikan DPR.
“Kami segera akan membahas masukan dari fraksi-fraksi DPR dan kami sepakat dengan Pimpinan bahwa biarkan DIM itu apa adanya dan kami akan menanggapi itu kemudian dibahas bersama,” ungkap Eddy.
Rapat kerja tersebut menyepakati penyerahan DIM RUU tentang Desain Industri dari Pansus DPR RI kepada Pemerintah. DIM yang disepakati terdiri atas 159 DIM kategori tetap, 323 DIM kategori substansi yang mencakup perubahan, penambahan, pengurangan, permintaan penjelasan, dan sinkronisasi, serta tiga DIM kategori redaksional.
Pansus dan Pemerintah juga menyepakati pembentukan Panitia Kerja (Panja), Tim Perumus (Timus), dan Tim Sinkronisasi (Timsin) secara proporsional. Pembahasan DIM substansi akan dilanjutkan melalui rapat Panja, sedangkan DIM redaksional dan sinkronisasi dibahas melalui Timus dan Timsin.
Mulyadi Minta DJP Tinjau Metode Penetapan Target Penerimaan di Jabar
Fransiskus Maria Agustinus Sibarani Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II
Perpers Perlindungan Ojol, Tiga Kementerian Pelaksana Diminta Kompak
Komisi X DPR RI Minta Wacana Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas Dikaji Matang
Wamenhan Terima Audiensi Ketua Departemen HI FISIP UI dan Sasakawa Peace Foundation, Bahas Persiapan The Sudirman Dialogue 2027
Pergantian Dirut Garuda, Rivqy Abdul Halim Kembali Soroti Kebijakan Bagasi
Menhan Tinjau Yonif TP 833/Bumi Daranante: Tegaskan Prajurit Perbatasan Jaga Martabat Bangsa dan Bantu Kesejahteraan Rakyat
Dedi Mulyadi Tak Bisa Maju Capres 2029 dari Gerindra, Tiket Sudah Diberikan kepada Prabowo?
Wamenhan Tinjau Area Gudang Utara Kodam III/Siliwangi
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Sosok Airlangga Masih Dibutuhkan Golkar
Dunia Butuh Generasi Muda Bahagia, Tangguh dan Sehat Jiwa
Sastra bisa Jadi Ruang Merawat Akal Sehat dan Kewarasan
Opini Newsmax, Prabowo dan Peluang Kemakmuran untuk Indonesia
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah

Mulyadi Minta DJP Tinjau Metode Penetapan Target Penerimaan di Jabar
Anggota Komisi XI DPR RI Mulyadi meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meninjau metode penetapan target penerimaan pajak di Jawa Barat....
Fransiskus Maria Agustinus Sibarani Dorong Pembinaan Keterampilan dan Kemudahan Integrasi Sosial Warga Binaan
Komisi XIII DPR RI mendorong penguatan pembinaan keterampilan dan kemudahan akses hak integrasi sosial bagi warga binaan yang memenuhi persyaratan....
Komisi I DPR RI Tinjau Kesiapsiagaan Kogabwilhan II Balikpapan Perkuat Jalur Strategis ALKI II
Komisi I DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Reses ke Komando Gabungan Wilayah Pertahanan II di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kunjungan ini...
Kasus Pesta Narkoba di Rutan Depok, Andreas Hugo Pareira Soroti Integritas Petugas
Komisi XIII DPR RI mendorong pembenahan menyeluruh terhadap sistem pemasyarakatan menyusul terungkapnya kasus pesta narkoba yang melibatkan narapidana di Rumah...
Andi Yuliani Paris: Dokumentasi Sejarah Penting Perkuat Hak Masyarakat Adat
Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Andi Yuliani Paris menyoroti pentingnya pendokumentasian sejarah, nilai luhur, dan kearifan lokal masyarakat adat...
Bahtra Banong Jadi Ketua Panja RUU Pemilu
Komisi II DPR RI resmi membentuk Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilihan Umum (Pemilu) sekaligus menetapkan Bahtra...
Usut Tuntas Dugaan Praktik Judol di Rumah Dinas TNI, Sukamta: Periksa Secara Transparan!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, mendesak pengusutan menyeluruh terhadap kasus dugaan praktik judi online (judol) yang berlangsung di...
Setjen DPR RI Perkuat Standardisasi Penyusunan Risalah Persidangan lewat Sosialisasi Pedoman Teknis
Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI mendorong penguatan profesionalisme dan keseragaman standar teknis dalam penyusunan risalah rapat maupun persidangan di lingkungan...
Puan Maharani Hadiri Pemilihan Ketua Parlemen Dunia, Disambut Hangat Delegasi Negara Lain
Ketua DPR RI Puan Maharani menghadiri Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-153 di Arusha, Tanzania. Selain sidang tahunan, forum parlemen...
Di Forum Parlemen Dunia, Irine Yusiana Roba Putri Dorong Penguatan Keamanan Maritim Global
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Irine Yusiana Roba Putri mendorong penguatan keamanan maritim untuk menghadapi...

