Politik
Kamrussamad: Penguatan Rupiah Butuh Kolaborasi Kebijakan Moneter dan Fiskal
Published
1 bulan agoon
Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, menilai sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memperkuat nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.
Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti diskusi Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bertema *”Sinergi & Kolaborasi Bersama Menguatkan Rupiah, RI Tak Lagi Bergantung Pada Dolar”* di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (18/6/2026).
Menurut Kamrussamad, langkah Bank Indonesia melalui penyesuaian BI Rate dan penguatan instrumen moneter, serta kebijakan pemerintah terkait Devisa Hasil Ekspor (DHE) dan Surat Berharga Negara (SBN), mulai mendapat respons positif dari pasar.
“Kami melihat ada sinergi antara kebijakan moneter dan fiskal yang mulai dipahami pasar. Selain itu, tata kelola sektor keuangan dan pasar modal juga terus diperbaiki sehingga dapat memperkuat kepercayaan investor,” ujarnya.
Ia juga mendukung perluasan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan internasional melalui skema *Local Currency Settlement* (LCS). Namun, menurutnya, implementasi kebijakan tersebut harus dilakukan secara bertahap dan terukur sesuai kepentingan ekonomi nasional.
“Penerapan Local Currency Settlement harus dilakukan secara gradual. Ini bukan semangat dedolarisasi, tetapi upaya memperluas pilihan mata uang dalam transaksi perdagangan global,” tegasnya.
Di sisi lain, Kamrussamad menyampaikan bahwa Komisi XI DPR RI terus mengawal penyusunan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) Tahun 2027. Pembahasan di tingkat komisi telah selesai dan selanjutnya akan difinalisasi oleh Badan Anggaran DPR RI sebagai bahan penyusunan RAPBN 2027.
Legislator Gerindra itu berharap berbagai kebijakan yang ditempuh pemerintah dan otoritas moneter dapat semakin memperkuat fundamental ekonomi nasional, menjaga stabilitas rupiah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Wakili Menhan RI, Irjen Kemhan Hadiri Farnborough International Airshow 2026 di Inggris Raya
Obon Tabroni Minta Data BPJS Kesehatan Dicocokkan dengan Kondisi Riil di Daerah
Obon Tabroni Desak BGN Percepat Pembangunan Dapur MBG di Luar Jawa
Putih Sari Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Kemandirian Peserta
Rokhmat Ardiyan Dorong Penguatan Cadangan BBM demi Wujudkan Swasembada Energi
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Pengawasan Internal Penegak Hukum
Titiek Soeharto: Tambang Emas Harus Hadirkan Kesejahteraan bagi Masyarakat Banyuwangi
Danang Wicaksana Tegaskan DPR Akan Awasi Layanan Penyeberangan 3T di NTT
Prabowo Subianto Pernah Tolak Kapal Perang Iran di MNEK 2025 karena Tekanan Amerika Serikat?
Prabowo Subianto Disebut Pernah Tolak Dua Kapal Perang Iran di The Multilateral Naval Exercise Komodo 2025
Turn Back Hoax: [SALAH] Gambar Detik.com Ganjar Menonton Video Bokep
Kalender November 2025: Tanggal Merah, Hari Besar, Weton Jawa dan Hijriah
Perolehan Medali Sea Games 2025, Indonesia Sementara Kumpulkan 62 Emas
Turn Back Hoax: [SALAH] Ditemukan Gunung Emas Baru di Papua
Salat Jumat di Masjid Abdullah Noor Pecenongan, Wapres Sapa Warga dan Salurkan Bantuan Sembako
Ketua ICMI Orda Kota Bekasi Inayatullah Hadiri Kajian Tafsir Tematik

Penuhi Kebutuhan Operasional Kopdes, Kaisar Abu Hanifah: Indonesia Mampu Produksi Otomotif Dalam Negeri
Anggota Komisi VII DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, menyoroti rencana pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara yang akan mengimpor 105.000...
Modus Hindari Pembayaran THR, Zainul Munasichin: Jangan Ada Pemecatan Karyawan di Bulan Ramadan!
Anggota Komisi IX DPR RI, Zainul Munasichin, merespons komitmen PT Karunia Alam Segar sebagai produsen Mie Sedaap di Gresik, Jawa Timur,...
Terkait Polemik Paspor Asing, Yanuar Arif Minta Klarifikasi Influencer
Anggota Komisi XIII DPR RI Yanuar Arif Wibowo menyoroti polemik yang melibatkan influencer Dwi Sasetyaningtyas setelah pernyataannya terkait kebanggaan memiliki...
Muhammad Nur Purnamasidi Soroti Masih Adanya Paradoks Pembangunan Kepemudaan di Jatim
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Nur Purnamasidi menyoroti masih adanya paradoks dalam pembangunan kepemudaan di Provinsi Jawa Timur. Meskipun...
Darori Wonodipuro Dorong RUU Komoditas Strategis Selaras Aturan Perdagangan Internasional
Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menekankan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis yang selaras dengan aturan perdagangan internasional...
Lestari Moerdijat: Kolaborasi Pemuda Terdidik dan Komunitas Akar Rumput Perlu Didorong
Anggota Komisi X DPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan kolaborasi antara pemuda terdidik dan komunitas penggerak akar rumput, sebagai upaya...
Komarudin Watubun Dorong Pembentukan Pansus Perbatasan Negara
Anggota Komisi II DPR RI Komarudin Watubun menegaskan pentingnya penanganan serius terhadap wilayah perbatasan negara melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus)...
Program Pemberdayaan Harus Beri Ruang bagi Pemuda Berprestasi Nonmahasiswa
Anggota Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendorong agar kebijakan dan program kepemudaan tidak hanya berfokus pada kalangan mahasiswa,...
Taufan Pawe: Perbatasan Papua Harus Jadi Wajah Terdepan Kehadiran Negara
Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menegaskan pentingnya pengelolaan kawasan perbatasan Papua yang komprehensif dan berkelanjutan agar masyarakat benar-benar...
Misbakhun: Evaluasi Kinerja 2025 Penting agar Tekanan Fiskal Tak Terulang
Komisi XI DPR RI menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja penerimaan negara tahun 2025 sebagai pijakan kebijakan fiskal di tahun...

